Sejak novel debutnya, Einer (1988), Norbert Gstrein telah membuktikan dirinya sebagai penulis yang secara independen terhubung dengan sastra modernisme klasik dan secara konsisten mengembangkan motif dan tema-temanya. Karyanya, yang terdiri dari sekitar dua puluh novel dan esai, berputar di sekitar pertanyaan-pertanyaan epistemologis dan moral utama. Karya-karyanya membahas tentang "identitas," "kebenaran," dan "rasa bersalah." Gstrein secara bersamaan menghadapkan pembaca pada kenyataan bahwa segala sesuatu yang diceritakan harus dicurigai, bahwa tidak ada sumber kebenaran yang dapat diandalkan, dan bahwa hubungan sebab-akibat yang sederhana hanyalah hubungan sebab-akibat yang tampak.
Prosa Gstrein membahas aspek-aspek kehidupan yang tak terduga dan tak dapat diperbaiki—dalam konteks pergolakan dan bencana sejarah abad ke-20 dan ke-21. Alur naratif ini terjalin dengan mahir dan patut dicontoh dalam novel terbaru Gstrein, * Im ersten Licht * (2026), yang dapat dibaca sebagai karya anti-perang utama dan sebagai pembahasan tentang rasa bersalah yang ditanggung orang, baik secara sukarela maupun tidak. Akhirnya, penting untuk menghormati Norbert Gstrein sebagai penulis yang teks-teksnya dicirikan oleh kejelasan intelektual dan kecemerlangan gaya yang jarang ditemukan dalam sastra berbahasa Jerman kontemporer.
Upacara penghargaan akan berlangsung di Balai Kota Hamburg pada hari Jumat, 11 September 2026. Penghargaan akan diserahkan oleh Walikota Pertama Kota Bebas dan Hanseatik Hamburg dan Yayasan Siegfried Lenz.
Penghargaan Siegfried Lenz diberikan kepada penulis internasional yang telah mendapatkan pengakuan atas karya naratif mereka dan yang hasil karya kreatifnya dekat dengan semangat Siegfried Lenz.
Norbert Gstrein , lahir di Tyrol pada tahun 1961, tinggal di Hamburg. Ia telah menerima berbagai penghargaan, antara lain Hadiah Alfred Döblin, Hadiah Sastra Yayasan Konrad Adenauer, Hadiah Uwe Johnson, Hadiah Buku Austria 2019, Hadiah Sastra Düsseldorf, dan Hadiah Thomas Mann. Hanser menerbitkan *Die Winter im Süden * (novel, 2008), * Die englischen Jahre (novel, edisi baru 2008), * Das Handwerk des Tötenshe (novel, edisi baru 2010), * . (novel, 2010), * In der Luft (Erzählungen, Neuausgabe 2011),* (kumpulan cerita pendek, edisi baru 2011), * Eine Ahnung vom Anfang (novel, 2013), * In der freien WeltIn (novel, 2016), TDie kommenden Jahre(novel, 2018), Als ich jung war (novel, 2019) , Der zweite Jakob(novel, 2021), yang membuatnya dinominasikan untuk Penghargaan Buku Jerman, serta, yang terbaru, * Vier Tage, drei Nächte (novel, 2022) dan * Mehr als nur ein Fremder(2023). Novel terbarunya, Im ersten Licht diterbitkan pada musim semi 2026. (ahmad muhaimin/inilampung)
