-->
Cari Berita

Breaking News

22 Proyek Dinas BMBK Lampung Bermasalah: Bebani Keuangan Daerah Rp3,2 Miliar

Dibaca : 0
 
INILAMPUNG
Minggu, 14 Juni 2026

 

Paripurna DPRD Lampung dengan agenda Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Provinsi Lampung Tahun 2025 hari Jum'at (12/6/2026)

INILAMPUNGCOM - Penegasan BPK RI yang disampaikan Kepala Badan Perencanaan, Evaluasi dan Kebijakan Pemeriksaan Keuangan Negara, Novy Gregory Antonius Pelankahu, dalam Rapat Paripurna DPRD Lampung dengan agenda Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) Atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Provinsi Lampung Tahun 2025 hari Jum'at (12/6/2026) lalu agar Gubernur Rahmat Mirzani Djausal segera menangani kelebihan pembayaran atas pekerjaan pihak ketiga -penyedia jasa-, memang patut ditindaklanjuti.


Mengapa begitu? Karena cukup banyak uang rakyat Lampung yang bertaburan akibat pekerjaan proyek tahun anggaran 2025 bermasalah: kekurangan volume dan ketidaksesuaian dengan spesifikasi kontrak. Pada Dinas BMBK saja, jumlahnya mencapai Rp3.267.834.631,45. Terdiri dari kekurangan volume Rp1.371.874.446,06, tidak sesuai spesifikasi kontrak Rp1.792.182.898,96, dan keterlambatan penyelesaian satu paket pembangunan jembatan yang belum dikenakan denda Rp103.777.286,43.


Diketahui, pada tahun 2025 kemarin Pemprov Lampung menganggarkan belanja modal jalan, jaringan dan irigasi sebesar Rp952.346.319.645,26. Sampai 30 September 2025, realisasinya Rp496.556.787.632,49 atau 52,14%. Diantara anggaran yang direalisasikan itu, untuk 22 paket pekerjaan pembangunan/peningkatan jalan dan jembatan pada Dinas Bina Marga dan Bina Konstruksi (BMBK) dengan nilai Rp222.303.358.000.


Lalu apa saja 22 proyek bermasalah di Dinas BMBK yang berujung membebani keuangan Pemprov Lampung Rp3,2 miliar tersebut? Berikut datanya sebagaimana dikutip dari Laporan Hasil Pemeriksaan Kepatuhan BPK RI Perwakilan Provinsi Lampung Atas Pengelolaan Belanja Daerah Tahun 2025 pada Pemerintah Provinsi Lampung, Nomor: 11/T/LHP/DJPKN-V BLP/PPD.03/01/2026 tanggal 26 Januari 2026:


1. Rekonstruksi jalan ruas Padangratu - Kalirejo. Penyedia jasa CV MK. Nilai kontrak Rp10.578.821.000. Kekurangan volume Rp93.590.432,72. Tidak sesuai spesifikasi Rp23.351.351,20. Kelebihan pembayaran Rp116.941.783,92.


2. Rekonstruksi jalan ruas Padangratu - Kalirejo (DBH Sawit 2025). Penyedia jasa CV RP. Nilai kontrak Rp5.656.750.000. Kekurangan volume Rp30.836.486,64. Tidak sesuai spesifikasi Rp23.652.940,46. Kelebihan pembayaran Rp54.489.427,10.


3. Rekonstruksi jalan ruas Bandar Jaya - Sp. Mandala. Penyedia jasa CV UAK. Nilai kontrak Rp12.964.714.000. Kekurangan volume Rp16.515.739,93. Tidak sesuai spesifikasi Rp13.808.649,12. Kelebihan pembayaran Rp30.324.389,05.


4. Rehabilitasi jalan ruas Metro - Kota Gajah. Penyedia jasa CV DBGM. Nilai kontrak Rp2.519.000.000. Kekurangan volume Rp213.639.178,69. Tidak sesuai spesifikasi Rp223.256.529,99. Kelebihan pembayaran Rp436.895.708,68.


5. Rehabilitasi jalan ruas Metro - Tanjung Kari. Penyedia jasa CV MI. Nilai kontrak Rp4.980.852.000. Kekurangan volume Rp19.990.540,45. Tidak sesuai spesifikasi Rp20.762.477,52. Kelebihan pembayaran Rp40.753.018,01.


6. Rehabilitasi jalan ruas Tanjung Kari - Pugung Raharjo. Penyedia jasa CV WPP. Nilai kontrak Rp2.058.355.000. Kekurangan volume Rp46.920.400,65. Tidak sesuai spesifikasi Rp160.677.395,38. Kelebihan pembayaran Rp207.597.796,03.


7. Rekonstruksi jalan ruas Jabung - Sp. Labuhan Maringgai. Penyedia jasa CV SP. Nilai kontrak Rp10.604.700.000. Kekurangan volume Rp66.742.655,78. Tidak sesuai spesifikasi Rp28.451.702,75. Kelebihan pembayaran Rp95.194.550,53.


8. Rekonstruksi jalan ruas Kalirejo - Bangunrejo. Penyedia jasa CV MPP. Nilai kontrak Rp15.376.412.000. Kekurangan volume Rp6.896.590,98. Tidak sesuai spesifikasi Rp14.836.216,28. Kelebihan pembayaran Rp21.732.807,26.


9. Rekonstruksi jalan ruas Penumangan - Unit VI. Penyedia jasa CV Pa. Nilai kontrak Rp9.743.015.000. Kekurangan volume Rp11.668.063,08. Tidak sesuai spesifikasi Rp28.675.450,31. Kelebihan pembayaran Rp40.345.513,39.


10. Rekonstruksi jalan ruas Tegal Mukti - Tajab. Penyedia jasa CV RC. Nilai kontrak Rp14.631.697.000. Kekurangan volume Rp66.585.656,92. Tidak sesuai spesifikasi Rp104.727.161,52. Kelebihan pembayaran Rp171.312.818,44.


11. Rekonstruksi jalan ruas Penumangan - Tegal Mukti. Penyedia jasa CV SAP. Nilai kontrak Rp14.586.059.000. Kekurangan volume Rp9.096.171,21. Tidak sesuai spesifikasi Rp6.616.441,41. Kelebihan pembayaran Rp15.712.612,62.


12. Rehabilitasi jalan ruas Kotabumi - Bandar Abung. Penyedia jasa CV BM. Nilai kontrak Rp5.027.697.000. Kekurangan volume Rp32.557.072,12. Tidak sesuai spesifikasi Rp78.558.648,27. Kelebihan pembayaran Rp111.115.720,39.


13. Rehabilitasi jalan ruas Bandar Sakti - Sp. Daya Murni. Penyedia jasa CV RRM. Nilai kontrak Rp7.628.028.000. Kekurangan volume Rp670.221,74. Tidak sesuai spesifikasi Rp0. Kelebihan pembayaran Rp670.221,74.


14. Rekonstruksi jalan ruas Sp. Daya Murni - Gunung Batin. Penyedia jasa CV RG. Nilai kontrak Rp11.905.837.000. Kekurangan volume Rp36.712.500,06. Tidak sesuai spesifikasi Rp104.838.851. Kelebihan pembayaran Rp141.551.351,06.


15. Rekonstruksi jalan ruas Kalirejo - Pringsewu. Penyedia jasa CV MSR. Nilai kontrak Rp12.660.667.000. Kekurangan volume Rp5.128.808,33. Tidak sesuai spesifikasi Rp49.658.053,44. Kelebihan pembayaran Rp54.786.861,77.


16. Rekonstruksi jalan ruas Sukamara - Kuripan. Penyedia jasa CV MAS. Nilai kontrak Rp8.009.874.000. Kekurangan volume Rp20.169.819,82. Tidak sesuai spesifikasi Rp0. Kelebihan pembayaran Rp20.169.819,82.


17. Rekonstruksi jalan ruas Sp. Umbar - Putih Doh. Penyedia jasa CV BLP. Nilai kontrak Rp14.864.277.000. Kekurangan volume Rp71.875.738,70. Tidak sesuai spesifikasi Rp314.702.927,45. Kelebihan pembayaran Rp386.578.666,15.


18. Rekonstruksi jalan ruas Kuripan - Sp. Kota Agung. Penyedia jasa CV AKM. Nilai proyek Rp8.008.790.000. Kekurangan volume Rp26.389.262,21. Tidak sesuai spesifikasi Rp127.167.373,30. Kelebihan pembayaran Rp153.556.635,51.


19. Rekonstruksi jalan ruas Sp. Teluk Kiluan - Sp. Umbar. Penyedia jasa PT KBP. Nilai kontrak Rp14.868.950.000. Kekurangan volume Rp613.279,14. Tidak sesuai spesifikasi Rp123.044.263,44. Kelebihan pembayaran Rp123.657.542,58.


20. Rekonstruksi jalan ruas Padang Cermin - Sp. Teluk Kiluan. Penyedia jasa CV GMK. Nilai kontrak Rp9.829.739.000. Kekurangan volume Rp21.773.303,27. Tidak sesuai spesifikasi Rp273.564.328,68. Kelebihan pembayaran Rp295.338.131,95.


21. Rehabilitasi jalan ruas Kalianda - Kunyir - Gayam. Penyedia jasa CV BJ. Nilai kontrak Rp4.141.109.000. Kekurangan volume Rp17.068.220,02. Tidak sesuai spesifikasi Rp71.031.637,44. Kelebihan pembayaran Rp88.899.866,26.


22. Pembangunan duplikasi jembatan Way Sekampung Kibang. Penyedia jasa PT JMB. Nilai kontrak Rp21.657.955.000. Kekurangan volume Rp556.434.094,76. Tidak sesuai spesifikasi Rp0. Kelebihan pembayaran Rp556.434.094,76.


Setor ke Kasda

Atas temuan terhadap 22 proyek bermasalah di Dinas BMBK tahun 2025 itu, menurut catatan BPK, telah dilakukan pengembalian kelebihan pembayaran dengan menyetorkannya ke kas daerah sebesar Rp462.030.940,93.


Siapa saja yang telah melakukan penyetoran ke kas daerah sebelum LHP BPK dipublish? Berikut datanya:


1. CV MK mengembalikan kelebihan bayar sebanyak Rp116.941.783,92 sesuai surat tanda setor (STS) tanggal 23 Desember 2025.

2. CV RP menyetor ke kas daerah Rp54.489.427,10 dengan STS 15 Desember 2025.

3. CV UAK mengembalikan kelebihan pembayaran Rp30.324.389,95 ke kas daerah dengan STS tanggal 23 Desember 2025.

4. CV MI menyetor ke kas daerah Rp40.753.018,01 dengan STS tanggal 17 Desember 2025.

5. CV SP mengembalikan kelebihan pembayaran Rp95.194.558,53 dengan STS tanggal 18 Desember 2025.

6. CV RRM menyetor ke kas daerah Rp670.221,74 dengan STS tanggal 11 Desember 2025.

7. PT KBP mengembalikan kelebihan pembayaran Rp123.657.542,58 ke kas daerah sesuai STS tanggal 24 Desember 2025. 


Belum Setor ke Kasda 

Hingga LHP BPK RI Perwakilan Provinsi Lampung dipublish tanggal 26 Januari 2026 masih terdapat kelebihan pembayaran di Dinas BMBK sebesar Rp2.702.026.404,09. Dana dari pajak rakyat itu masih berada di 15 penyedia jasa, yaitu:


1. CV DBGM sebesar Rp436.895.708,68.

2. CV WPP sebesar Rp207.597.796,03.

3. PT MPP sebanyak Rp21.732.807,26.

4. CV Pa senilai Rp40.343.513,39.

5. CV RC sebesar Rp171.312.818,44.

6. CV SAP sebesar Rp15.712.612,62.

7. CV BM sebesar Rp111.115.720,39.

8. CV RG sebanyak Rp141.551.351,06.

9. PT MSR sebanyak Rp54.786.861,77.

10. CV MAS sebesar Rp20.169.819,82.

11. PT BLP sebanyak Rp386.578.666,15.

12. CV AKM sebesar Rp153.556.635,51.

13. CV GMK sebanyak Rp295.338.131,95.

14. CV BJ sebesar Rp88.899.866,26.

15. PT JMB sebanyak Rp556.434.094,76 dan Rp103.777.286,43.


Sudahkah ke-15 penyedia jasa proyek bermasalah di Dinas BMBK Lampung tahun 2025 itu sampai pertengahan tahun 2026 ini melaksanakan kewajibannya mengembalikan kelebihan pembayaran ke kas daerah? Sayangnya, sampai berita ini ditayangkan belum didapat penjelasan dari Kepala Dinas BMBK Lampung, M. Taufiqullah.


Namun sumber inilampung.com Minggu (14/6/2026) malam menyatakan bahwa sebagian besar dari 15 penyedia jasa proyek bermasalah tahun 2025 itu telah menyetorkan kelebihan pembayarannya ke kas Pemprov Lampung sebagaimana rekomendasi BPK. Tetapi belum didapat kepastian besaran dana dari pajak rakyat yang telah kembali ke kas daerah dalam kaitan proyek bermasalah tersebut. (kgm-1/inilampung)

LIPSUS