![]() |
| Kebun Raya Liwa (ist/inilampung) |
INILAMPUNGCOM - Anda dan keluarga sedang memikirkan akan menikmati akhir pekan dimana? Datang saja ke Kebun Raya Liwa.
Memang apa yang bisa dinikmati di kawasan wisata yang berlokasi di Pekon Kubu Perahu, Kecamatan Balik Bukit, Lampung Barat, itu? Kata Bupati Parosil Mabsus, selain menawarkan suasana asri dan udara sejuk khas dataran tinggi Lampung Barat, pengunjung juga dapat menikmati berbagai koleksi tanaman, termasuk buah-buahan yang saat ini sedang memasuki masa panen.
Parosil pun menyampaikan ajakan bagi yang ingin menikmati akhir pekan untuk datang ke Kebun Raya Liwa.
Kamis (4/6/2026) kemarin, Parosil memang mengunjungi objek wisata favorit di Kota Liwa tersebut. Didampingi petugas Kebun Raya Liwa, Parosil berkeliling dan berbincang mengenai berbagai koleksi tanaman, fasilitas, serta potensi wisata edukasi yang dimiliki kebun raya kebanggaan masyarakat Lampung Barat itu.
Menurut Parosil, Kebun Raya Liwa merupakan salah satu destinasi yang layak dikunjungi masyarakat maupun wisatawan, karena menawarkan pengalaman wisata alam yang menyenangkan sekaligus edukatif.
Ia menjelaskan, Kebun Raya Liwa memiliki koleksi tanaman yang sangat beragam, mulai dari tumbuh-tumbuhan, berbagai jenis kayu-kayuan, tanaman buah hingga area bermain anak yang dapat dinikmati seluruh keluarga.
![]() |
| Taman Buah Kebun Raya Liwa (ist/inilampung) |
"Di Kebun Raya Liwa ini koleksinya banyak, baik itu tumbuh-tumbuhan, kayu-kayuan, buah-buahan, termasuk taman bermain anak," katanya.
Parosil juga mengungkapkan bahwa saat ini beberapa tanaman buah sedang memasuki masa produksi dan dapat menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung.
"Salah satu koleksi yang hari ini sedang berproduksi buah jambu jamaika, ada sawo, dan juga jambu air," ungkapnya.
Bahkan, tambah Parosil, pengunjung diperbolehkan untuk melihat langsung area kebun buah dan menikmati buah yang sedang matang.
"Bagi pengunjung yang berekreasi ke sini boleh nanti mendatangi kebun buah sambil petik buah jambu jamaika, rasakan manisnya, luar biasa, mantap," ucapnya.
Pusat Konservasi
Diketahui, Kebun Raya Liwa merupakan kawasan konservasi tumbuhan yang berada di bawah naungan Pemerintah Kabupaten Lampung Barat dan dikelola langsung oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) melalui UPT Kebun Raya Liwa.
Dalam pengelolaan dan pengembangannya, kebun raya ini juga bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), yang sebelumnya dikenal sebagai Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).
Keberadaan Kebun Raya Liwa tidak hanya berfungsi sebagai ruang terbuka hijau, tetapi juga menjadi pusat konservasi tumbuhan, penelitian, pendidikan lingkungan, serta destinasi wisata alam yang semakin diminati masyarakat.
Sejak dibangun, Kebun Raya Liwa terus berkembang menjadi salah satu kebun raya daerah yang memiliki koleksi tanaman khas Sumatera dan berbagai jenis tumbuhan tropis lainnya.
Kawasan ini menjadi tempat penting untuk menjaga kelestarian flora sekaligus mengenalkan kekayaan hayati Indonesia kepada generasi muda.
Selain memiliki koleksi tanaman yang beragam, Kebun Raya Liwa juga dilengkapi berbagai fasilitas yang membuat pengunjung semakin nyaman.
Di antaranya jalur pedestrian untuk berjalan santai atau berolahraga, area taman tematik, kebun buah, ruang terbuka hijau, spot foto alam, gazebo untuk beristirahat, serta taman bermain anak.
![]() |
| Kebun Raya Liwa (ist/inilampung) |
Udara yang sejuk dan lingkungan yang masih alami menjadikan Kebun Raya Liwa cocok sebagai lokasi rekreasi keluarga, kegiatan edukasi sekolah, hingga tempat bersantai bersama teman dan kerabat.
Hamparan pepohonan yang rindang serta panorama alam yang indah menjadi daya tarik tersendiri bagi pengunjung yang ingin melepas penat dari aktivitas sehari-hari.
Melalui kunjungan tersebut, Bupati Parosil berharap masyarakat semakin mengenal dan memanfaatkan Kebun Raya Liwa sebagai destinasi wisata unggulan daerah.
"Kebun Raya Liwa ini aset kebanggaan Lampung Barat. Selain untuk rekreasi, tempat ini juga menjadi sarana edukasi dan konservasi. Mari kita jaga bersama dan manfaatkan sebagai ruang wisata yang sehat, nyaman, dan menyenangkan," pungkasnya. (zal/inilampung)




