-->
Cari Berita

Breaking News

Jelang Musda VI, Kursi Calon Ketua Demokrat Lampung Sepi Peminat

Dibaca : 0
 
INILAMPUNG
Jumat, 12 Juni 2026

 

DR. Edi Irawan (ketua) diapit Midi Ismanto (Sekretaris), dan Yozi Rizal (Bendahara) (ist.inilampung)

INILAMPUNGCOM --- Kursi Ketua Partai Demokrat Lampung sepi peminat, menjelang digelarnya Musyawarah Daerah (Musda) VI, di hotel Mercure, Bandar Lampung,  27 Juni 2026.


Jika tidak ada peminat yang berani mendaftar sebagai calon ketua DPD Partai Demokrat, maka Edy Irawan (ketua Demokrat saat ini) dinilai Pakaakan berpeluang untuk terpilih lagi. 


Sejumlah kader Demokrat yang dihubungi tampaknya ragu dan gamang. Bahkan masih ada rasa sungkan, yang bahasa mereka "ewoh-pekewuh" -- seandainya DR. Edi Irawan yang merupakan kakak kandung Komisaris PT PLN Andi Arief itu,  masih berminat maju kembali. 


Isu tentang Edi Irawan maju kembali diakui oleh Yozi Rizal. "Sepertinya Ketua Edy akan mencalonkan diri lagi," kata Yozi Rizal, serpti dikutip RMOLampung.id, Jumat 12 Juni 2026.


Yozi Rizal adalah Bendahara Partai Demokrat Lampung. Polisi asal Way Kanan itu merupakan orang dekat Edi Irawan, dan sangat mengetahui "bahasa tubuh" sang ketua. Termasuk signal bahwa Edi Irawan maju kembali.


Menurutnya, Demokrat Lampung memiliki banyak kader potensial yang layak maju sebagai calon ketua. Stok kader yang layak memimpin partai besutan Soesilo Bambang Yooedoyono, itu cukup banyak.


Diantara yang disebut Yozi, ada mantan Bupati Way Kanan, Raden Adipati Surya, Bupati Way Kanan Ayu Asalasiyah, Ketua DPC Demokrat Kota Bandar Lampung Budiman AS, Sekretaris DPD Demokrat Lampung Midi Iswanto, hingga anggota DPR RI Zulkifli Anwar.


Meski demikian, hingga saat ini Yozi mengaku belum melihat adanya dinamika yang mengarah pada kompetisi terbuka antarkandidat.


"Saya berharap ada kandidat yang muncul, sehingga para kandidat nanti akan menyampaikan visi misi, bisa jadi ada sharing saat Musda. Harapannya terjadi perpaduan visi misi untuk kemajuan partai," katanya.


Yozi menjelaskan, Musda hanya akan memilih calon ketua yang nantinya diajukan kepada DPP Partai Demokrat untuk ditetapkan.


"Musda ini kan memilih calon ketua, yang nanti akan diputuskan oleh DPP. DPP bisa menentukan siapa yang akan menjadi ketua," ujarnya. (kgm-2/inilampung)

LIPSUS