INILAMPUNGCOM - Prestasi membanggakan kembali ditorehkan putra daerah Lampung. Adalah Bintang Listrio Ferdiand, warga Kelurahan Karang Sari, Kecamatan Ketapang, Kabupaten Lampung Selatan, yang kali ini membanggakan Provinsi Lampung. Ia berhasil meraih Juara III kategori Tahfidz Netra Putra dalam ajang Musabaqah Tilawatil Qur'an (MTQ) Disabilitas Nasional yang diselenggarakan oleh Majelis Dakwah Islamiah (MDI) di Pondok Pesantren An Nawawi, Berjan, Purworejo, Jawa Tengah.
MTQ Disabilitas Nasional tersebut diikuti oleh peserta penyandang disabilitas dari berbagai provinsi di seluruh Indonesia. Kegiatan ini menjadi bagian dari rangkaian puncak peringatan Milad Majelis Dakwah Islamiah (MDI) yang dipusatkan di Pondok Pesantren An Nawawi.
Keberhasilan Bintang Listrio Ferdiand menjadi kebanggaan bagi masyarakat Lampung, khususnya Kabupaten Lampung Selatan. Dengan kemampuan menghafal Al-Qur'an yang dimilikinya, ia mampu bersaing dengan para peserta terbaik dari berbagai daerah dan mengharumkan nama Provinsi Lampung di tingkat nasional.
Selain MTQ Disabilitas, rangkaian kegiatan Milad MDI juga diisi dengan Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) yang diikuti oleh perwakilan Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) MDI dari seluruh Indonesia. Acara tersebut turut dihadiri jajaran pimpinan Partai Golkar serta pengurus DPW MDI dari berbagai provinsi.
Ketua panitia menyebutkan bahwa penyelenggaraan MTQ Disabilitas Nasional merupakan terobosan baru yang belum pernah dilaksanakan sebelumnya di Indonesia. Program tersebut mendapat apresiasi luas karena memberikan ruang bagi penyandang disabilitas untuk menunjukkan kemampuan dan prestasi mereka di bidang keagamaan.
Bahkan, pelaksanaan MTQ Disabilitas Nasional MDI ini mendapat pengakuan dan penghargaan dari Guinness World Records, sehingga menjadi catatan bersejarah dalam penyelenggaraan kegiatan keagamaan inklusif di Indonesia.
Melalui kegiatan ini, MDI berharap semangat dakwah yang ramah dan inklusif dapat terus berkembang, sekaligus mendorong lahirnya generasi penghafal Al-Qur'an dari kalangan penyandang disabilitas yang mampu berprestasi di tingkat nasional maupun internasional. (zal/inilampung)
