-->
Cari Berita

Breaking News

PTPN IV PalmCo Gandeng TNI-Polri Amankan Aset Negara dan Perkuat Tata Kelola Perkebunan

Dibaca : 0
 
Kamis, 04 Juni 2026

INILAMPUNGCOM--PTPN IV PalmCo memperkuat kerja sama dengan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Republik Indonesia (Polri) di berbagai wilayah operasional. 


Kolaborasi tersebut difokuskan pada pengamanan aset negara, penyelesaian persoalan sosial di sekitar perkebunan, serta pemanfaatan teknologi untuk mendukung pengelolaan kebun yang lebih efektif.


Direktur Utama PTPN IV PalmCo Jatmiko K. Santosa mengatakan pengamanan wilayah operasional tidak hanya bertujuan menjaga kelancaran aktivitas perusahaan, tetapi juga memastikan aset negara yang dikelola perusahaan tetap terjaga.


"Pengamanan aset negara adalah salah satu prioritas utama kami. Sinergi bersama aparat penegak hukum seperti TNI dan Polri, baik melalui penguatan pengamanan maupun pendekatan sosial kepada masyarakat, menjadi kunci agar area operasional tetap kondusif dan aset negara dapat dikelola secara optimal," kata Jatmiko dalam keterangan tertulis, Rabu (3/6/2026).


Menurut Jatmiko, strategi pengamanan yang dijalankan perusahaan kini juga didukung pemanfaatan teknologi. Di Lampung, PTPN IV PalmCo Regional VII telah menjalin Perjanjian Kerja Sama (PKS) dengan Kodam XXI/Radin Inten untuk mendukung pengamanan lahan sekaligus pengembangan teknologi di sektor perkebunan.


"Kami berharap kolaborasi antara pengamanan aset, pemanfaatan teknologi, dan penguatan hubungan dengan masyarakat dapat mendukung terciptanya industri perkebunan yang aman, produktif, dan memberikan manfaat bagi perekonomian nasional," ujarnya.


Pangdam XXI/Radin Inten Mayjen TNI Kristomei Sianturi menyambut baik kerja sama tersebut. Menurutnya, sektor perkebunan memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan dan energi nasional.


"PTPN IV merupakan bagian penting dalam mendukung ketahanan pangan dan energi nasional. Karena itu, kami siap mendukung pengamanan aset maupun bentuk kerja sama lain yang dapat memberikan manfaat bagi perusahaan dan masyarakat," kata Kristomei.


Ia menambahkan, kolaborasi tersebut juga membuka peluang pengembangan teknologi pertanian. Saat ini TNI telah memanfaatkan sistem berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI) untuk membantu memprediksi potensi produksi melalui analisis citra udara dari drone.


"Teknologi seperti ini memiliki potensi besar untuk dikembangkan bersama, termasuk di sektor perkebunan," ujarnya.


Selain di Lampung, sinergi dengan aparat keamanan juga diperkuat di wilayah Regional III, khususnya Kabupaten Kampar, Riau. Kerja sama tersebut difokuskan pada penyelesaian persoalan sosial masyarakat dan upaya menekan kasus pencurian hasil perkebunan.


Salah satu langkah yang dilakukan adalah melalui kegiatan sosialisasi dan pembinaan masyarakat yang digelar PTPN IV Kebun Sei Garo bersama aparat keamanan, tokoh masyarakat, dan pemerintah setempat.


Mewakili Kapolres Kampar AKBP Boby Putra Ramadhan, Kapolsek Tapung Kompol Y. Emanuel Bambang Dewanto mengapresiasi kegiatan tersebut.


"Terima kasih kepada PTPN IV yang telah memfasilitasi kegiatan ini. Semoga dapat memberikan manfaat dan membantu menurunkan kasus pencurian kelapa sawit di wilayah Kecamatan Tapung," katanya.


Apresiasi serupa disampaikan Danramil 16 Tapung Kapt Inf Devi Khairul Edward. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi wadah untuk membangun komunikasi dan mencari solusi bersama atas berbagai persoalan yang dihadapi masyarakat.


"Kami berharap berbagai kendala dan keluhan masyarakat dapat ditangani bersama melalui koordinasi yang baik," ujarnya.


PTPN IV PalmCo menyatakan akan terus memperkuat komunikasi dengan masyarakat dan memperluas sinergi dengan TNI-Polri guna menjaga stabilitas kawasan perkebunan serta mendukung pengamanan aset negara.(mfn/rls).

LIPSUS