![]() |
Direktur Hubungan Kelembagaan PTPN IV Arya Shandiyudha dan Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf. Foto: Ist. |
INILAMPUNGCOM -- Direktur Hubungan Kelembagaan PTPN IV Arya Shandiyudha bersama Region Head PTPN IV Regional VII Denny Ramadhan dan Operation Head Budi Susilo melakukan audiensi dengan Kapolda Lampung Irjen Pol. Helfi Assegaf.
Pertemuan tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat sinergi antara PTPN IV dan Kepolisian Daerah Lampung dalam mendukung pengamanan aset perusahaan serta menciptakan kondisi operasional yang aman dan kondusif di wilayah kerja PTPN IV Regional VII yang meliputi Provinsi Lampung, Sumatera Selatan, dan Bengkulu.
Dalam pertemuan tersebut, berbagai isu strategis terkait pengamanan aset perkebunan, mitigasi risiko operasional, serta upaya pencegahan tindak pidana pencurian dan penjarahan hasil perkebunan menjadi fokus pembahasan. Kedua belah pihak sepakat bahwa kolaborasi yang kuat antara perusahaan dan aparat penegak hukum merupakan salah satu kunci penting dalam menjaga keberlangsungan operasional perusahaan.
Kapolda Lampung, Irjen Pol. Helfi Assegaf, menegaskan bahwa pihaknya terus menjalin komunikasi intensif dengan manajemen PTPN IV untuk membahas langkah-langkah pengamanan yang diperlukan dalam menjaga aset dan aktivitas perusahaan.
"Komunikasi kita terkait masalah pengamanan, hal-hal yang telah kita laksanakan. Ini untuk memitigasi hasil dari penelitian agar operasional PTPN ke depan alurnya lancar semua, tidak ada gangguan," ujar Kapolda Lampung, Jumat (5/6/2026).
Menurutnya, penguatan pengamanan yang dilakukan diharapkan mampu menekan angka pencurian maupun penjarahan yang masih menjadi tantangan di sejumlah wilayah perkebunan.
"Kita akan efektifkan dengan patroli, kerja sama dengan Polres-polres juga, untuk pengamanan bersama-sama dengan tim pengamanan internal dari PTPN," lanjutnya.
Saat ini, Polda Lampung bersama PTPN IV juga tengah melakukan pemetaan tingkat kerawanan di berbagai wilayah operasional perusahaan sebagai dasar dalam menentukan strategi pengamanan yang lebih efektif.
"Kita sedang zonasi, kita sedang tetapkan wilayah-wilayah mana, kemudian tingkat kerawanannya, untuk memastikan personel yang akan kita libatkan," jelas Kapolda.
Langkah zonasi tersebut dilakukan agar penempatan personel pengamanan dapat dilakukan secara lebih terukur dan tepat sasaran sesuai tingkat kerawanan yang ada di masing-masing wilayah kebun.
Menanggapi komitmen yang disampaikan Kapolda Lampung, Region Head PTPN IV Regional VII, Denny Ramadhan, menyampaikan apresiasi atas dukungan yang diberikan oleh jajaran kepolisian dalam menjaga keamanan aset perusahaan.
"Kami menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada Bapak Kapolda Lampung beserta jajaran atas komitmen yang diberikan dalam mendukung pengamanan aset dan operasional PTPN IV Regional VII. Bagi kami, keamanan merupakan salah satu fondasi utama dalam menjaga keberlangsungan bisnis perusahaan. Dengan adanya sinergi yang semakin kuat antara perusahaan dan kepolisian, kami optimistis berbagai tantangan yang selama ini dihadapi, khususnya terkait pencurian produksi dan gangguan keamanan lainnya, dapat diminimalkan secara signifikan," ujar Denny Ramadhan.
Ia menambahkan bahwa PTPN IV Regional VII akan terus memperkuat sistem pengamanan internal serta meningkatkan koordinasi dengan aparat penegak hukum guna memastikan seluruh aktivitas operasional dapat berjalan dengan baik.
"Kami siap mendukung langkah-langkah yang dilakukan Polda Lampung, termasuk dalam proses pemetaan tingkat kerawanan maupun penguatan patroli bersama. Harapannya, kolaborasi ini tidak hanya mampu melindungi aset perusahaan, tetapi juga memberikan rasa aman bagi seluruh karyawan yang bekerja di lapangan serta masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan," tambahnya.
Sementara itu, Direktur Hubungan Kelembagaan PTPN IV, Arya Shandiyudha, menegaskan bahwa kerja sama dengan aparat keamanan merupakan bagian dari strategi perusahaan dalam menjaga keberlanjutan operasional dan mendukung pencapaian target perusahaan.
"Apa yang disampaikan Bapak Kapolda menunjukkan kesamaan visi antara PTPN IV dan Kepolisian dalam menciptakan situasi yang aman dan kondusif. Kami sangat mengapresiasi langkah-langkah konkret yang sedang dilakukan, mulai dari pemetaan wilayah rawan hingga penguatan patroli bersama. Ini merupakan bentuk kolaborasi yang sangat penting dalam mendukung operasional perusahaan yang tersebar di wilayah Sumatera Selatan, Lampung, dan Bengkulu," kata Arya.
Menurutnya, pengamanan aset perkebunan tidak hanya berkaitan dengan perlindungan aset fisik perusahaan, tetapi juga memiliki dampak langsung terhadap produktivitas perusahaan, kesejahteraan pekerja, serta kontribusi perusahaan terhadap perekonomian daerah dan nasional.
"PTPN IV memiliki tanggung jawab besar dalam menjaga produktivitas dan keberlanjutan usaha. Oleh karena itu, sinergi dengan kepolisian menjadi faktor yang sangat strategis. Kami berharap kolaborasi yang telah terjalin baik selama ini dapat terus diperkuat sehingga seluruh aktivitas operasional perusahaan dapat berjalan lancar, aman, dan memberikan manfaat yang optimal bagi masyarakat maupun perekonomian daerah," tutup Arya.
Melalui audiensi ini, PTPN IV Regional VII dan Polda Lampung kembali menegaskan komitmen bersama untuk memperkuat koordinasi, meningkatkan efektivitas pengamanan, serta membangun sistem mitigasi risiko yang lebih baik.
Sinergi tersebut diharapkan mampu menciptakan lingkungan operasional yang aman, menjaga aset perusahaan, dan mendukung pencapaian target kinerja perusahaan secara berkelanjutan di wilayah Sumatera Selatan, Lampung, dan Bengkulu. (mfn/rls)


