INILAMPUNGCOM --- Senin (22/6/2026) siang ini para Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten/Kota se-Provinsi Lampung berkumpul di Kantor Gubernur di Telukbetung.
Rapat koordinasi itu kabarnya akan membahas Sinergi Pembangunan Daerah Provinsi Lampung Tahun 2026.
Gubernur Rahmat Mirzani Djausal hadir dan memberikan arahan secara langsung.
Tak hanya Sekda, menurut agenda Harian Gubernur Lampung, Rakor dimulai pukul 13.00 WIB. Bakal dihadirkan juga Inspektur Bayana, Kepala Bappeda Anang Risgiyanto, Kepala Bapenda Saipul, Kepala BPKAD Mirza Irawan DA, Kepala BKD Rendi Reswandi, Kadis KPTPH Elvira Umihanni, Kadis PKP & CK Thomas Edwin, Kadis Dikbud Thomas Amirico, Kadis Parekraf Toni Ferdinansyah, dan tentu saja Kadiskominfotik Ganjar Jationo.
SEKDA dan Kasus Hukum
Belum diketahui, apakah pemanggilan para Sekda se Lampung ini terkait dengan banyaknya sejumlah pejabat, termasuk para Sekda yang terlibat pelanggaran hukum didaerah.
Belum lama ini, Sekda Lampung Tengah Welly Adiwantra terlibat dugaan korupsi honor fiktif di Pemerintah Kota Metro. Ratusan pegawai Kota Metro diangkat, lalu muncul kasus setelah dia pindah tugas ke Lampung.
Welly Adiwantra -- rumahnya yang Lampung Tengah didatangi Tim Polda Lampung pada Jumat, 19 Juni 2026 lalu.
Pejabat dengan eselon tertinggi di kabupaten itu ( Welly Adiwantra), ternyata masih keponakan Bupati Lampung Tengah (non aktif), Ardito Wijaya --- yang saat ini menjadi tahanan KPK.
"Saat ini saudara Welly Adiwantra telah berstatus tersangka," kata Kasubdit Tipikor Polda Lampung, Hendri Dunan kepada INILampung,com, Sabtu
Rapat dengan Pansus
Pada pukul 10.00 WIB Sekda Marindo Kurniawan selaku Ketua TAPD Pemprov Lampung mengadakan rapat dengar pendapat dengan Pansus DPRD tentang Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2025 yang diketuai Supriyadi Hamzah di Gedung DPRD Lampung di Telukbetung.
Pada kegiatan ini, Sekda Marindo didampingi Asisten Bidang Pemerintahan & Kesra Muhammad Firsada, Asisten Bidang Administrasi Umum Sulpakar, Sekretaris DPRD Descatama Paksi Moeda, Kepala Bappeda Anang Risgiyanto, Kepala BPKAD Mirza Irawan DA, dan beberapa pejabat administrator. (zal/inilampung)

