![]() |
| Tony Eka Chandra saat kampanye Hanan A. Rozak secagai calon Gubernur Lampung 2024 (bi.inilampung) |
RAUT wajah Tony Eka Chandra tampak berseri-seri. Sorot matanya tertuju tumpukan buku-buku dan kertas yang berserak dimeja kerjanya. Jari tangannya memegang pena dan sesekali menuliskan sesuatu dilembaran kertas putih. Politisi senior itu sedang menyusun strategi dan agenda kerja persiapan Musda Golkar di Kabupaten Tanggamus.
"Ini hari kedua sejak saya terima mandat Pelaksana Tugas Ketua Golkar Tanggamus," kata Tony Eka Chandra, kepada inilampung.com, Minggu, 7 Juni 2026.
Dia mengaku sedang mempersiapkan agenda penting yang bakal punya makna bersejarah di Tanggamus, yakni memilih pengurus partai yang nanti bisa diandalkan untuk meraih suara Golkar di Pemilu 2029.
Musda Golkar Tanggamus sempat tarik ulur. Jadwal konsolidasi partai itu, tak juga terjadi padahal tengat waktu bulan Juni 2026, 15 DPD Golkar se-Lampung harus sudah merampungkan Musyawarah Daerah. Seluruh kabupaten/Kota telah terbentuk kepengurusan baru.
"Musda adalah momentum penyusunan program, dan mimilih kepemimpinan yang baru," kata Tony lagi.
![]() |
| Tony Eka Chandra |
Mengawali programnya, dia akan turun ke Tanggamus, Senin (8/6/2026), besok. Di sana, Tony akan mengumpulkan para pengurus Golkar dari mulai pimpinan kecamatan hingga pengurus lama, plus anggota fraksi Golkar di DPRD. Pleno pertama itu, dinilai sangat penting dalam rangka mensosialisasi program jangka pendek.
Tony Eka Chandra bukan orang sembarangan. Bukan kader yang "diperem" supaya cepat matang, malainkan ditempa oleh proses panjang. Jam terbangnya di partai beringin hijau sudah cukup jauh melintasi batasan kader Golkar pada umumnya. Selama tujuh kali berturut-turut, kursi DPRD Kota dan Provinisi Lampung sudah pernah dilalui. Dan, hampir seluruh posisi penting di Golkar pernah dijalaninya.
Sekarang, pria tambun dengan sapaan TEC itu masih memegang posisi strategis--Bendahara DPD Golkar Provinsi Lampung hingga Tahun 2030. Diluar itu, dia mendapat tugas tambahan Plt (Pelaksana Tugas), Ketua DPD Golkar di kabupaten Tanggamus dengan target selesai tiga bulan.
Bagi Tony Eka Chandra, jabatan Plt. bukan hal baru. Satu tahun ini saja, ia sudah tiga kali mendapat jabatan serupa: Plt. Ketua Golkar Lampung Selatan, Plt. Ketua Golkar Lampung Tengah, dan Plt. Ketua Tanggamus. "Bang Tony memang spesialisnya Plt. Ketua Golkar di Lampung. Ketika ada daerah yang agak ruwet, diperintah turun beres," kata Subardra Yani, pengurus Golkar Lampung.
![]() |
| Hanan A. Rozak, Riza Mirhadi, Aprozi Alam, dan Tony Eka Chandra, empat sosok penting di Golkar Lampung (ist/inilampung) |
Pemenang Pemilu 1997
Dalam obrolannya, Tony sempat menyebut bahwa Golkar Tanggamus pernah mencapai kemenangan yang membanggakan. Dalam catatanya, Golkar pernah menjadi pemenang di beberapa pemilu di kabupaten Tanggamus pada Pemilu 1997.
Sejak berdirinya Kabupaten Tanggamus Tahun 1997, kata Tony Eka Chandra, Partai Golkar di DPRD Kabupaten Tanggamus selalu mendapatkan kursi pimpinan DPRD (Ketua DPRD atau Wakil Ketua DPRD). Sekecil-kecilnya, selalu pimpinan (Ketua) di Alat Kelengkapan (AKD). Untuk meraih kursi pimpinan, biasanya --- harus menjadi pemenang Pemilu, dan minimal Ranking 2 dalam perolehan Suara Pemilu.
"Jadi, kabupaten Tanggamus pernah menjadi salah satu lumbung suara Partai Golkar," ujar Tony.
Dia menurut nama-nama politisi senior dan berpengaruh hasil Pemilu 1997 hingga tahun 2015. Yakni, Muaz Munziri (Ketua Golkar/Ketua DPRD Tanggamus), Baijuri Isa (Wakil Ketua DPRD), Imran Rasyid (Wakil Ketua DPRD), Salamun (Wakil Ketua DPRD), Aris Budianto (Wakil Ketua DPRD Tahun 2014 - 2019).
Namun, Tony menambahkan, sangat disayangkan, sejak 2 kali Pemilu terakhir (Tahun 2019 dan 2024), perolehan suara Partai Golkar d Kabupaten Tanggamus merosot tajam. Bahkan, tidak mendapat Kursi Pimpinan DPRD. Bahkan, posisi atau jatah ketua pada alat kelengkapan (Komisi) dan lainya tidak diperoleh.
Perolehan Suara Golkar di Pemilu 2024 kalah dan Nomor 3 dari bawah.
1. Partai PDIP: 10 Kursi.
2. Partai Grindra: 8 Kursi.
3. Partai PKB: 7 Kursi.
4. PAN: 7 Kursi.
5. Partai Nasdem: 4 Kursi.
6. Partai GOLKAR: 4 Kursi.
7. PPP: 3 Kursi.
8. Partai PKS: 2 Kursi
Untuk itu, Tony Eka Chandra yang punya hoby "main Gaple" ini bertekat, kader Golkar Tanggamus harus berjuang keras untuk "mengembalikan" kejayaan Partai GOLKAR di Kabupaten Tanggamus sebagaimana Kejayaan Partai GOLKAR di Kabupaten Tanggamus pada masa yang lalu. "Target partai Golkar Tanggamus dari 4 kursi, "minimal" naik menjadi sembilan kursi<" kata Tony menegaskan. (kgm-2/inilampung).




