-->
Cari Berita

Breaking News

Universitas Saburai Terjunkan 191 Mahasiswa KKN, Angkat Tema Ecopreneurship dan Inovasi IPTEK

Dibaca : 0
 
INILAMPUNG
Minggu, 21 Juni 2026

Rektor Saburai DR. Sodirin

INILAMPUNGCOM --Universitas Sang Bumi Ruwa Jurai (Saburai) membekali ratusan mahasiswa yang akan diterjunkan ke berbagai daerah dalam program Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tahun Akademik 2025/2026, di Graha Saburai, Sabtu (20/6/2026).


Pembekalan sebagai langkah awal mempersiapkan mahasiswa menjadi agen perubahan di tengah masyarakat.


Jumlah yang dididik ada 191 mahasiswa secara hybrid, yakni tatap muka dan daring melalui Zoom. Mereka akan melaksanakan KKN dengan mengusung tema “Penguatan Desa Berkelanjutan melalui Ecopreneurship dan Inovasi IPTEK untuk Mendukung dan Menyukseskan Asta Cita di Provinsi Lampung.”


Rektor Universitas Saburai, Dr. Sodirin, SE., MM, menyebut KKN merupakan implementasi nyata dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya dalam aspek pengabdian kepada masyarakat.


“KKN bukan hanya kegiatan akademik semata, tetapi menjadi ruang belajar yang sesungguhnya bagi mahasiswa untuk memahami persoalan masyarakat sekaligus menghadirkan solusi yang bermanfaat. Mahasiswa dituntut mampu mengimplementasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah dan memberikan kontribusi nyata bagi pembangunan daerah,” kata Sodirin dalam sambutannya.


Menurutnya, tema yang diusung tahun ini sangat relevan dengan tantangan pembangunan desa yang membutuhkan inovasi, kreativitas, dan keberlanjutan.


“Melalui pembekalan ini, mahasiswa akan memperoleh wawasan tentang filosofi KKN, potensi sumber daya daerah, implementasi ecopreneurship, hingga gerakan pengelolaan sampah yang dapat diterapkan secara nyata di masyarakat. Bekal ini penting agar program kerja yang dijalankan benar-benar tepat sasaran dan berkelanjutan,” ujarnya.


Ia juga mengingatkan mahasiswa untuk menjaga nama baik almamater selama berada di lokasi penugasan.

Sementara itu, Ketua Pelaksana KKN yang juga Kepala Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Saburai, Novalia, S.Pd., M.Si, menjelaskan dari total 191 peserta, 47 mahasiswa sudah mengikuti program Mahasiswa Berdampak di Sumatera Barat yang didanai Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendiktisaintek).


Sedangkan 144 mahasiswa lainnya akan melaksanakan KKN reguler di tiga kabupaten di Provinsi Lampung, yakni Lampung Selatan, Lampung Timur, dan Lampung Utara.

“Mereka ditempatkan di delapan desa, yaitu Desa Mulyosari, Marga Karya, Bumi Ayu, Sukoharjo, Bumi Sari, Rejo Mulyo, Budi Lestari, dan Tri Mulyo,” ujar Novalia. (rls/inilampung)

LIPSUS