INILAMPUNGCOM --- Gubernur Rahmat Mirzani Djausal dan Wagub Jihan Nurlela pada Selasa pagi, 21 Juli 2026, ini mengadakan rapat di Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Lampung, di Telukbetung.
Kedua pimpinan Pemprov Lampung tersebut turun langsung secara bersamaan, menurut Agenda Harian Gubernur Lampung, untuk membahas persiapan kelas migran vokasi tahun ajaran 2026/2027.
Kepala Disdikbud Lampung, Thomas Amirico, membenarkan jika pagi ini Gubernur Mirza dan Wagub Jihan bersama dirinya membahas persiapan kelas migran vokasi di kantornya.
"Iya, memang telah diagendakan pada Selasa pagi pak Gubernur dan bu Wagub rapat khusus membahas kesiapan kelas migran vokasi di kantor Disdikbud," kata Thomas Amirico, Selasa pagi, melalui pesan WhatsApp.
Apa saja yang akan dibahas dalam rapat yang dihadiri langsung Gubernur Mirza dan Wagub Jihan itu? "Nanti saja detailnya ya, kan masih akan dirapatkan," ucap Thomas.
Meski begitu, Thomas Amirico memberi bocoran bahwa kelas migran vokasi ke depan akan lebih ketat dalam menyeleksi pesertanya.
"Kita akan lakukan screning dulu, cek kesehatan, dan kesiapan mereka, utamanya terkait mental. Hal ini diperlukan karena dari kelas migran vokasi ini kita lahirkan mereka yang benar-benar siap secara skill dan mental," tutur Thomas Amirico.
Dijelaskan, kelas migran vokasi dikhususkan bagi putra-putri Lampung yang sungguh-sungguh memiliki kemauan untuk bekerja di luar negeri. Untuk itu Disdikbud akan membuka kelas bahasa, salah satunya bahasa Jepang.
"Nanti kita treatmen secara maksimal. Baik bahasa, budaya, maupun keterampilan. Kita siapkan anak-anak kita secara maksimal baik secara skill maupun mental," lanjut Thomas.
Mengenai jumlah peserta kelas migran vokasi ke depan, Thomas Amirico menyatakan tidak membatasi. Hanya semuanya harus melalui seleksi yang cukup ketat.
"Program kelas migran vokasi ini intinya Pemprov Lampung ingin membantu mempersiapkan anak-anak kita yang berniat sungguh-sungguh ingin bekerja di luar negeri," pungkasnya. (zal/inilampung)

