INILAMPUNGCOM --- Dua anak Susilo Bambang Yudhoyono, mantan Presiden RI, dilaporkan KPK terkait lonjakan harta kekayaan yang sangat colok selama setahun ini.
Masing-masing putra SBY, Menteri Infrastruktur Agus Harimurti Yudhoyono alias AHY, memiliki harta Rp118,65 miliar tahun 2026.
Sedangkan adiknya, Edhi Baskoro Yudhoyono ( kini anggota DPR RI) memiliki total kekayaan: Rp354,72 miliar
Kekayaan Ibas melonjak 733 persen dalam 4 tahun.
Temuan ini kemudian dilaporkan oleh Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Gerakan Hak Asasi dan Reformasi Indonesia Sejahtera (GHARIS) ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada Senin (6/7/2026).
Ketua GHARIS, Hotmartua, menegaskan bahwa lonjakan kekayaan kedua pejabat negara tersebut menimbulkan tanda tanya, patut dicurigai.
“Kita menemukan peningkatan kekayaan mereka melonjak sangat signifikan ketika mereka di fase-fase jabatan tertentu,” kata Hotmartua kepada awak media, dikutip Tribunnews, Kamis, 9 Juli 2026.
KPK Wajib Audit
Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), dua tokoh politik dari Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), mencatatkan lonjakan cukup besar
Terutama Edhie Baskoro, yang dalam laporan GHARIS, kepada KPK disebut meningkat sekitar 700 persen dalam waktu relatif singkat.
Rincian Nilai Harta Kekayaan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) LHKPN 2026:
Berdasarkan data Laporan Harta Kekayaan Penyelenggara Negara (LHKPN), dua tokoh politik dari Partai Demokrat, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan Edhie Baskoro Yudhoyono (Ibas), mencatatkan lonjakan nilai harta kekayaan yang fantastis.
Hotmartua mendesak KPK bersama PPATK segera melakukan audit dan penelusuran terhadap aliran dana guna memastikan seluruh harta yang dilaporkan berasal dari sumber yang sah.
“Kita berharap agar KPK bersama PPATK segera melakukan audit, mengklarifikasi, memastikan ini uang halal,” tegas Hotmartua.
Tahun 2016 (Pilgub DKI Jakarta): Rp20,4 miliarTahun 2024: Rp117,18 miliar
Tahun 2026, kini Rp118,65 miliar
Dari data diatas, kekayaan AHY meningkat 481 persen, atau terjadi penambahan Rp98,25 miliar.
Berikut Harta Kekayaan AHY, berartikan yang tercantum di LHKPN saat ini (tahun 2026).
1. Kas dan Setara Kas: Rp55.689.866.659.
2. Tanah dan Bangunan: Rp35.469.705.000
3. Alat Transportasi dan Mesin: Rp7.687.000.000
4. Surat Berharga: Rp13.059.750.000
5. Harta Bergerak Lainnya: Rp6.350.000.000
6. Harta Lainnya: Rp396.340.432
7. Tidak memiliki utang:
Mencolok, Kenaikan Kekayaan AHY:
Tahun 2016 (Pilgub DKI Jakarta): Rp20,4 miliar
Tahun 2024: Rp117,18 miliar
Tahun 2026: Rp118,65 miliar
Sementara kekayaan Edhie Baskoro (Ibas), sebagai mana yang laporan LHKP terakhir (tahun 2026).
1. Tanah dan Bangunan: Rp19,23 miliar
2. Transportasi dan Mesin: Rp5,47 miliar
3. Harta Bergerak Lainnya: Rp17,62 miliar
4. Surat Berharga: Rp161,96 miliar
5. Kas dan Setara Kas: Rp133,22 miliar
6. Harta Lainnya: Rp24,67 miliar
7. Utang: Rp7,46 miliar
Total Kekayaan: Rp354,72 miliar
Kekayaan Ibas melonjak 733 persen dalam 4 tahun, dari Rp42,57 miliar (2021) menjadi Rp354,72 miliar (2025).
Porsi terbesar berasal dari investasi surat berharga dan kas. Dimana semua aset tanah dan bangunan tercatat sebagai hasil sendiri, tanpa hibah atau warisan.
Lonjakan harta AHY dan Ibas ini, saat ini menjadi sorotan publik karena dianggap tidak wajar. (zal/inilampung

