-->
Cari Berita

Breaking News

ILS Kolaborasi dengan UPN Veteran Jakarta dan Unila Gelar Pelatihan Penanganan Luka

Dibaca : 0
 
Editor: Rizal
Jumat, 31 Juli 2026



INILAMPUNGCOM - Inisiatif Lampung Sehat bersama Fakultas Ilmu Kesehatan UPN “Veteran” Jakarta dan Fakultas Teknik Universitas Lampung menggelar kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) Kolaborasi Nasional PTN Wilayah Barat, di Balai Pertemuan dan Pelatihan Kalaju, Jum’at, (31/07/26).


Kegiatan ini mengusung tema “Pencegahan dan Penanganan Awal Luka dan Cedera pada Nelayan di Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP)” Kegiatan ini juga didukung oleh Inisiatif Lampung Sehat.


Kegiatan tersebut menghadirkan, Dewan Pengawas ILS, Dwi Setyorini, Meiwan Fathoni, Direktur Eksekutif ILS, Dosen UPN Veteran Jakarta, Lina Berliana Togatotop, Dondi Kurniawan, Dosen Fakultas Teknik Universitas Lampung, Suhaidi, Rukun Tetangga RT 10.


Turut hadir, tenaga kesehatan, kader TBC, akademisi, organisasi masyarakat, serta peserta kampung nelayan kelaju. Seluruh rangkaian kegiatan dipandu oleh moderator Jeni Rahmawati.


Profesi nelayan merupakan salah satu pekerjaan dengan risiko kecelakaan kerja yang tinggi. Aktivitas melaut, penggunaan alat tangkap, dan kondisi cuaca ekstrem berpotensi menimbulkan berbagai jenis luka dan cedera, mulai dari luka gores, tertusuk, keseleo, hingga pendarahan. 

Keterbatasan akses layanan kesehatan di wilayah pesisir membuat kemampuan penanganan awal menjadi sangat krusial untuk mencegah komplikasi lebih lanjut.


Lina Berliana Togatorop, menyampaikan tujuan diadakan acara ini untuk meningkatkan pengetahuan keterampilan nelayan dalam melakukan pencegahan awal luka dan cedera secara tepat.

“sehingga dapat mengurangi risiko infeksi, komplikasi, kecacatan, dan meningkatkan keselamatan kerja di lingkungan nelayan,”Ujarnya.


Lina menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk nyata Tri Dharma Perguruan Tinggi, khususnya pengabdian kepada masyarakat. 

“Kami berharap setelah pelatihan ini, para nelayan di KNMP tidak hanya lebih produktif, tetapi juga lebih aman dan sehat saat bekerja. Pengetahuan ini bisa menjadi bekal untuk menolong diri sendiri maupun rekan sesama nelayan di tengah laut,” Pungkasnya.


Sementara itu, Dwi Setyorini, selaku perwakilan tim pelaksana, menyampaikan bahwa pelatihan ini sangat penting mengingat tingginya risiko kerja yang dihadapi nelayan setiap hari di laut.


"Profesi nelayan memiliki risiko besar terhadap luka gores, tertusuk alat tangkap, keseleo, hingga pendarahan. Dengan keterbatasan akses ke fasilitas kesehatan di pesisir, maka kemampuan penanganan awal yang cepat, tepat, dan aman menjadi kunci untuk mencegah infeksi, komplikasi, bahkan kecacatan,"Ujarnya.


Lebih lanjut beliau menambahkan, tujuan utama pelatihan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan keterampilan nelayan dalam melakukan pencegahan serta penanganan awal luka dan cedera. Diharapkan hal ini dapat “meningkatkan keselamatan kerja di lingkungan nelayan, Kampung Nelayan Merah Putih.


Materi yang diberikan mencakup: identifikasi risiko kerja nelayan, prinsip-prinsip pencegahan cedera, teknik pertolongan pertama pada luka terbuka, luka bakar, pendarahan, patah tulang, dan keseleo, serta cara penggunaan kotak P3K dan obat-obatan dasar yang aman.


Para peserta menyambut baik pelatihan ini. Mereka mendapatkan ilmu baru yang sangat bermanfaat dan dapat langsung diterapkan. Warga berharap kegiatan serupa dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak kampung nelayan lainnya.


Melalui PKM kolaboratif ini, UPN "Veteran" Jakarta dan Universitas Lampung berkomitmen untuk terus hadir dan memberikan solusi berbasis keilmuan bagi permasalahan yang dihadapi masyarakat, khususnya kelompok rentan seperti nelayan.


Sebagai gerakan yang fokus pada kesehatan masyarakat Lampung, Inisiatif Lampung Sehat memandang penting untuk membekali nelayan dengan pengetahuan dan keterampilan dasar kesehatan dan keselamatan kerja.


Serta berkomitmen untuk meningkatkan literasi kesehatan masyarakat, khususnya dalam pencegahan dan penanganan awal luka dan cedera.(rls/inilampung)

LIPSUS