-->
Cari Berita

Breaking News

Kuntadi Jampidsus Baru yang Awali Karir Jaksa di Sukadana, Lampung Timur

Dibaca : 0
 
INILAMPUNG
Rabu, 22 Juli 2026

Kuntadi


INILAMPUNGCOM -- Masa kekosongan jabatan definitif Jampidsus berakhir. Mantan Kejati Lampung, Kuntadi akhirnya resmi menggantikan Febrie Adriansyah.


"Presiden Prabowo Subianto menunjuk Kuntadi sebagai Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus (Jampidsus) definitif menggantikan Febrie Adriansyah," kata Mensesneg Prasetyo Hadi, saat jumpa pers di Istana Negara', Rabu 22 Juli 2026.


Penetapan Kuntadi tertuang dalam Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 87 tentang pengangkatan sejumlah pejabat di lingkungan Kejaksaan Agung, ditandatangani Presiden pada Selasa, 21 Juli 2026 kemarin.


Prasetyo menyatakan, selain, Kuntadi terdapat beberapa nama yang terbit bersamaan Kepres. Diantaranya,

  1. Kuntadi, Jampidsus

  2. Asep Nana Mulyana sebagai Wakil Jaksa Agung,

  3. Leonard Eben Ezer Simanjuntak sebagai Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Umum (Jampidum),

  4. Harley Siregar sebagai Kepala Badan Pendidikan dan Pelatihan Kejaksaan Agung,

  5. Patris Yusrian Jaya sebagai Kepala Badan Pemulihan Aset Kejaksaan Agung.


Tugas di Sukadana, Lampung Timur

Kuntadi lahir di Semarang, 4 Januari 1970. Jebolan fakultas hukum Universitas Jenderal Soedirman ini bukan sosok baru di Korps Adhyaksa. Masuk sebagai PNS, tahun 1996 sebagai staf Tata Usaha Kejagung.


Karirnya terus tumbuh dan berkembang. Dia punya rekam jejak karir dan kenangan manis di Lampung. Pada tahun 1999, sejarah awal pertamanya menjabat Jaksa Fungsional dan memulai penugasan pertamanya di Cabang Kejaksaan Negeri Metro di Sukadana, Lampung Timur.


Masuk PNS tahun 1996, ditempatkan sebagai staf TU, di Kantor Kejaksaan Agung.

Tiga tahun kemudian, tepatnya pada 1999, Kuntadi baru masuk Lampung Timur. 


Pada periode 2012 hingga 2013, Kuntadi sudah pegang jabatan Koordinator pada Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta sebelum dipromosikan menjadi Kepala Kejaksaan Negeri Lubuklinggau, Sumatera Selatan.


Setelah itu, ia dipercaya menjadi Kepala Subdirektorat V.B Direktorat V pada Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen hingga 2017.


Karirnya terus meroket. Nama Kuntadi semakin dikenal publik ketika dipercaya menjadi Direktur Penyidikan (2022). Beberapa kasus besar disikat dia tahun 2023-2023.


Tahun 2024, dia masuk Lampung lagi dengan jabatan Kepala Kejaksaan Tinggi Lampung, sebelum pindah Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Timur, salah satu wilayah hukum terbesar di Indonesia.


Kasus Besar

Kasus besar yang ditangani

Kasus yang paling menyita perhatian yang ditangani Kuntadi, diantaranya:

  1. Korupsi tata niaga komoditas timah di wilayah Izin Usaha Pertambangan (IUP) PT Timah Tbk periode 2015–2022, dengan taksiran kerugian negara mencapai Rp271 triliun.

  2. Korupsi pemberian fasilitas ekspor crude palm oil (CPO) dan turunannya. Perkara tersebut menyeret sejumlah pejabat dan pelaku usaha serta menimbulkan dugaan kerugian negara sekitar Rp20 triliun.

  3. Korupsi proyek pembangunan Base Transceiver Station (BTS) 4G Kominfo. Perkara yang merugikan keuangan negara triliunan rupiah itu menjerat 16 tersangka.

  4. Korupsi pembangunan Jalan Tol Jakarta–Cikampek II Elevated atau Tol MBZ pada 2024.

  5. Korupsi dan tindak pidana pencucian uang (TPPU) dalam penanganan sejumlah perkara, antara lain kasus korupsi batu bara, PT Asabri, dan Krakatau Steel. 

(dbs/kgm-2)

LIPSUS