INILAMPUNGCOM --- Buntut dari "teriakan" anggota F-PDIP DPRD Lampung Barat, Mistiana, sebagaimana ditayangkan kupastuntas.co, beberapa hari lalu, beredar kabar pada Senin pagi, 6 Juli 2026, bahwa PT Star Energy Geothermal Suoh Sekincau (SEGSS) yang memiliki lisensi untuk melakukan eksplorasi panas bumi di prospek Sekincau Selatan, akan menghentikan aktivitasnya dalam beberapa waktu mendatang.
"Ada kabar proyek panas bumi terancam berhenti. Perusahaan yang saat ini lagi survei kelihatannya mau adain evaluasi dulu. Ada perkembangan kurang kondusif untuk kelanjutan investasi," kata sumber inilampung.com.
Menurut dia, salah satu yang menjadi penilaian perusahaan adalah pernyataan Mistiana, anggota DPRD Lampung Barat dari PDIP. Karena Ketua DPC PDIP adalah Parosil Mabsus yang juga Bupati, maka adanya pernyataan tersebut terindikasi kurang baiknya hubungan PT SEGSS dengan pemerintah setempat.
"Perusahaan yang lagi survei untuk pembangkit listrik itu kan merupakan grup besar dari kelompok Barito Pacific. Tentu pahamlah mainan bergaya 'nampar pinjem tangan'," lanjutnya.
Sayangnya, sampai berita ini ditayangkan belum didapat penjelasan resmi dari PT Star Energy Geothermal Suoh Sekincau (SEGSS) terkait kabar bakal menghentikan sementara kegiatan lapangannya.
Menurut penelusuran, PT SEGSS melaksanakan survei dan eksplorasi awal (PSPE) untuk Sekincau Selatan, Kabupaten Lampung Barat, berdasarkan Keputusan Menteri ESDM No.1870 K/30/MEM/2018. Untuk tahap eksplorasi pertama, SEGSS berencana mengebor setidaknya satu sumur eksplorasi di prospek Sekincau Selatan yang memiliki potensi panas bumi signifikan.
Proyek ini menjadi perhatian publik pada pertengahan tahun 2026, karena munculnya diskusi terkait status perizinan dan dampak operasionalnya di lapangan. Berdasarkan laporan, terdapat perdebatan mengenai berakhirnya izin penugasan survei pendahuluan dan eksplorasi (PSPE) dan adanya keluhan warga setempat terkait debu serta kerusakan jalan. Hal inilah yang menyulut Mistiana, anggota F-PDIP DPRD Lambar, menyampaikan kritik kerasnya.
Diketahui, PT Star Energy Geothermal Suoh Sekincau (SEGSS) adalah perusahaan pengembang energi panas bumi yang mengelola potensi panas bumi di wilayah Suoh dan Sekincau, Lampung Barat. Sebagai anak perusahaan dari Barito Renewables Energy, proyek ini bertujuan untuk memanfaatkan potensi energi bersih di kawasan tersebut.
Fokus operasional perusahaan adalah eksplorasi, survei pendahuluan, dan pengembangan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP).
Status proyek saat ini adalah tahap eksplorasi dan penugasan survei pendahuluan (PSPE). Target potensinya adalah pengembangan energi hijau guna memasok kebutuhan listrik bersih di sistem transmisi Sumatra.
Menurut beberapa sumber, saat ini PT SEGSS didorong untuk meningkatkan pengelolaan dampak lingkungan fisik, seperti debu operasional dan pemeliharaan jalan akses warga di sekitar area kerja. (zal/inilampung)


