INILAMPUNGCOM – PT Perkebunan Nusantara (PTPN) I Regional 7 kembali menunjukkan kepeduliannya terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan. Melalui Pabrik Baturaja, perusahaan menyalurkan santunan kepada 48 anak yatim, piatu, dan yatim piatu di Desa Lekisrejo, Kecamatan Lubukraja, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Sumatera Selatan.
Santunan disalurkan dalam kegiatan pengajian rutin bulanan yang bertepatan dengan momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah, Senin (13/7/2026). Masing-masing anak menerima bantuan sebesar Rp150 ribu.
Penyerahan santunan dilakukan langsung oleh Manajer PTPN I Regional 7 Pabrik Baturaja, Agus Suroto, didampingi jajaran staf perusahaan. Kegiatan tersebut turut disaksikan Kepala Desa Lekisrejo, Sularno, dan Ketua BPD Desa Lekisrejo, Aip.
Agus Suroto mengatakan, bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk memberikan manfaat bagi masyarakat di sekitar wilayah operasional.
"Perusahaan ingin hadir dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, termasuk anak-anak yang telah kehilangan sosok ayah, ibu, maupun keduanya. Semoga bantuan ini dapat meringankan kebutuhan mereka, terutama menjelang tahun ajaran baru, sehingga mereka semakin siap meraih masa depan," ujarnya.
Ia menegaskan, PTPN I Regional 7 tidak hanya berorientasi pada pencapaian kinerja bisnis, tetapi juga menjalankan tanggung jawab sosial melalui berbagai program yang mendukung kesejahteraan masyarakat.
Kepala Desa Lekis Rejo, Sularno, mengapresiasi kepedulian perusahaan yang dinilai memberikan manfaat langsung bagi warga.
"Terima kasih atas bantuan yang diberikan. Ini sangat membantu anak-anak, terutama menjelang tahun ajaran baru ketika mereka membutuhkan perlengkapan sekolah seperti buku, alat tulis, tas, dan sepatu," katanya.
Sularno berharap program serupa dapat terus berlanjut dan menjangkau lebih banyak anak yatim, piatu, dan yatim piatu di Desa Lekis Rejo yang jumlahnya sekitar 75 orang.
Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PTPN I Regional 7 sebagai upaya memperkuat hubungan dengan masyarakat sekaligus mendukung pembangunan sosial di sekitar wilayah operasional perusahaan.(mfn/rls)

