-->
Cari Berita

Breaking News

PTPN I Regional 7 Tuan Rumah Sharing Session Design Thinking, Perkuat Budaya Inovasi

Dibaca : 0
 
Minggu, 26 Juli 2026

PTPN I (Persero) Regional 7 menjadi tuan rumah Sharing Session Design Thinking yang digelar Head Office PTPN I (Persero) pada 23–24 Juli 2026. Foto: Ist.

INILAMPUNGCOM – PTPN I (Persero) Regional 7 menjadi tuan rumah Sharing Session Design Thinking yang digelar Head Office PTPN I (Persero) pada 23–24 Juli 2026. Kegiatan ini diikuti perwakilan seluruh unit kebun di lingkungan Regional 7 sebagai upaya memperkuat budaya inovasi dan meningkatkan kapasitas sumber daya manusia menghadapi tantangan bisnis yang semakin dinamis.


Selama dua hari, peserta mendapatkan pembekalan metode Design Thinking, yaitu pendekatan penyelesaian masalah yang menekankan kreativitas, kolaborasi, dan berorientasi pada kebutuhan pengguna.


Melalui pemaparan materi, diskusi interaktif, dan praktik penyusunan solusi, peserta didorong menggali berbagai gagasan inovatif yang dapat diterapkan di unit kerja masing-masing untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi operasional.


Kepala Sub Divisi Pengembangan Bisnis dan Inovasi PTPN I, Dedi Mulyanto, mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat kolaborasi antarkebun sekaligus membangun budaya inovasi di lingkungan perusahaan.


"Design Thinking bukan sekadar teori. Kami ingin setiap perwakilan kebun mampu mengidentifikasi persoalan di lapangan dan merumuskan solusi yang dapat langsung diimplementasikan," ujar Dedi.


Ia berharap berbagai ide yang lahir selama sharing session tidak berhenti pada tahap diskusi, tetapi diwujudkan menjadi inovasi yang mampu mendukung transformasi perusahaan.


"Kami mendorong agar inovasi yang muncul ditindaklanjuti di unit kerja sehingga dapat mendorong peningkatan kinerja secara berkelanjutan," katanya.


PTPN I Regional 7 dipilih sebagai lokasi kegiatan karena dinilai memiliki potensi besar dalam pengembangan inovasi berbasis perkebunan. Melalui kegiatan ini, manajemen berharap budaya inovasi semakin mengakar di seluruh lini organisasi, mulai dari tingkat kebun hingga kantor regional, sehingga perusahaan semakin adaptif terhadap perubahan dan mampu meningkatkan daya saing di industri perkebunan nasional.(mfn/rils)

LIPSUS