Oleh: Junaidi Jamsari
1. Momen Utama.
Pada Upacara HUT ke-81 RI, 17 Agustus 2026 di Istana Merdeka, Ratna Sari Dewi Soekarno hadir mengenakan kebaya merah-putih. Meski telah 50 tahun lebih tinggal di Jepang, ia tetap fasih berbahasa Indonesia dan menyebut diri dengan kata "kita", "bangsa", "negara".
2. Pesan Inti: "Selalu Maju"
Ratna menyampaikan dua hal: pertama, kekaguman: Banyak gedung baru di Istana, tanda kemajuan fisik yang megah dan modern. Kedua, keprihatinan: Foto-foto Bung Karno yang dulu banyak terpajang, kini sudah tidak ada lagi.
Dari situ muncul pesan dua kata: "Selalu maju". Singkat tapi mengajak berhenti sejenak untuk merenung.
3. Makna "Selalu Maju" Versi Ratna
Maju bukan sekadar kejar pembangunan fisik. Maju yang benar adalah bertumbuh tanpa kehilangan jati diri. Penulis mencontohkan Jepang: maju pesat tapi tetap merawat sejarah, bahasa, dan ingatan kolektif.
4. Kritik dan Refleksii.
Istana adalah rumah bangsa sekaligus rumah Bung Karno. Jika jejak Sang Proklamator hilang dari dindingnya, generasi mendatang kehilangan sumber belajar sejarah.
"Membangun tanpa mengingat adalah sombong. Maju tanpa menoleh ke belakang adalah amnesia kolektif."
Ironis, ketika yang mengingatkan justru "tamu" dari jauh, sementara tuan rumah sibuk merenovasi tapi lupa album lama."
5. Tugas Bangsa Saat Ini
HUT ke-81 jadi ujian: mampu tidak kita "selalu maju" tanpa menjadi bangsa pelupa.
Tugas kita:
Membangun infrastruktur, tapi juga merawat cerita Proklamasi. Menambah gedung Istana, tapi menjaga koleksi sejarah Bung Karno.
Menguasai teknologi, tapi mempertahankan bahasa Indonesia sebagai pemersatu.
6. Penutup
Ratna sudah menjalankan tugasnya: datang, memberi hormat, mengingatkan. Kini giliran kita yang tinggal di rumah ini untuk menjadikan "selalu maju" sebagai kerja nyata, membangun fisik sekaligus merawat jiwa.
Bangsa yang besar bukan yang paling banyak gedungnya, tapi yang paling ingat siapa yang meletakkan batu pertama.
Dirgahayu ke-81 RI. Merdeka! (***)
Penulis: Pemerhati masalah sosial, politik, dan budaya
Tinggal di Lampung Barat

