-->
Cari Berita

Breaking News

Budiono Resmi Maju Pilrek Unila: Ajak Kandidat Adu Gagasan

Dibaca : 0
 
INILAMPUNG
Rabu, 19 Agustus 2026


Dr. Budiono saat mendaftar calon Rektor Unila. (inilampung)


INILAMPUNGCOM -- Setelah sejak berbulan-bulann silam digadang sebagai bakal calon Rektor Universitas Lampung (Unila), Rabu pagi, 19 Agustus 2026, Dr. Budiono, SH, MH, resmi mendaftarkan dirinya dalam pemilihan rektor (pilrek).

Dengan resminya Budiono mendaftarkan diri sebagai calon Rektor Universitas Lampung (Unila) periode 2027–2031, dipastikan persaingan menggantikan posisi Prof. Lusmelia Afriani bakal seru.

Budiono menyerahkan dokumen pendaftaran di Gedung Rektorat Unila lantai III didampingi puluhan staf, karyawan, dosen, alumni Fakultas Hukum (FH) Unila, dan mahasiswa.

Tampak ikut mengawal Budiono, Ketua Harian IKA Unila Abdullah Fadri Auli, SH, MH, beberapa alumni FH diantaranya Dr. Wendy Melfa, SH, MH, dan banyak lagi lainnya.

Kedatangan Budiono disambut Ketua Panitia Pemilihan Rektor (Pilrek) Unila, Prof. Dr. Muhammad Akib, SH, MHum.

Usai menyerahkan berkas, Budiono mengatakan, pencalonannya merupakan ikhtiar untuk memimpin Unila.

“Saya minta doa dan dukungannya, semoga dimudahkan, dilancarkan dan dikabulkan hajat saya oleh Allah SWT. Aamiin YRA,” ujar Budiono.

Ia juga mengajak seluruh kandidat yang nantinya mengikuti kontestasi untuk menjaga suasana kondusif dan berkompetisi secara sehat.

Menurutnya, Pilrek Unila seharusnya menjadi ruang untuk mengadu gagasan dan menawarkan visi terbaik bagi kemajuan kampus, bukan sekadar persaingan antarfigur.

“Saya harap jalannya Pilrek Unila bisa menjadi contoh. Semua tahapan terlaksana secara kondusif dengan mengedepankan beradu ide dan gagasan untuk memajukan Unila,” ucapnya.

Diketahui, sebelumnya Prof. Warsito, SSi, DEA, PhD, telah lebih dahulu mendaftarkan diri sebagai bakal calon Rektor Unila.

Warsito menyerahkan dokumen persyaratan administrasi kepada Panitia Pilrek di Sekretariat Pilrek, Gedung Rektorat Unila lantai III, hari Selasa, 18 Agustus 2026 kemarin.

Dengan masuknya Budiono dan Warsito, peta awal bakal calon Rektor Unila periode 2027–2031 mulai terbentuk. Namun, pendaftaran tersebut belum menjadikan keduanya sebagai calon rektor definitif. Seluruh dokumen masih akan melalui proses verifikasi dan seleksi administrasi sesuai ketentuan Pilrek Unila.

Proses Masih Panjang
Ketua Panitia Pilrek Unila Prof. Muhammad Akib mengatakan, proses penjaringan bakal calon rektor dilakukan dengan prinsip transparansi dan akuntabilitas.

“Proses penjaringan bakal calon rektor ini dilaksanakan secara transparan, akuntabel, dan mengacu pada peraturan perundang-undangan serta statuta universitas yang berlaku,” ujar Akib.

Akib menjelaskan, setelah pendaftaran, panitia akan melakukan verifikasi berkas dan mengumumkan hasil seleksi administrasi.

Kandidat yang memenuhi persyaratan kemudian mengikuti tahapan berikutnya sesuai jadwal yang ditetapkan Senat Unila, termasuk penyampaian visi dan misi, pemilihan, penetapan, hingga pelantikan rektor terpilih.

“Sesuai jadwal yang telah ditetapkan oleh Senat Unila, tahapan penjaringan ini akan dilanjutkan dengan verifikasi berkas, pengumuman hasil seleksi administrasi, penyampaian visi dan misi, hingga tahapan pemilihan, penetapan, dan pelantikan Rektor terpilih,” jelasnya.

Panitia juga mengajak sivitas akademika mengawal seluruh proses agar berjalan sesuai aturan dan menghasilkan pemimpin terbaik bagi Unila. (zal/inilampung)

LIPSUS