-->
Cari Berita

Breaking News

Diduga Bermasalah, Proyek Revitalisasi 18 Sekolah di Bandarlampung Belum Diserahterimakan

Dibaca : 0
 
INILAMPUNG
Sabtu, 22 Agustus 2026


ilustrasi 

INILAMPUNGCOM --- Program revitalisasi 18 sekolah di Kota Bandarlampung pada tahun anggaran 2025 dari pemerintah pusat, memang sudah dilaksanakan. Bahkan progresnya telah 100 persen.

Namun karena ditengarai banyak menyimpan masalah, hingga 31 Desember 2025 lalu, belum dilakukan serah terima pekerjaan senilai Rp13.667.641.211 itu dari pemerintah pusat ke Pemkot Bandarlampung.

Diketahui, proyek revitalisasi belasan sekolah di Bandarlampung ini sempat membuat heboh dengan disebut-sebutnya keterlibatan seorang anggota DPRD dalam pengaturan pelaksana di lapangan. Bahkan hingga yang bersangkutan mendapat sanksi teguran dari Badan Kehormatan DPRD.

Dan persoalan "cawe-cawe" anggota DPRD Bandarlampung itu juga telah dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). 

Menurut BPK RI Perwakilan Provinsi Lampung dalam LHP Nomor: 44A/T/LHP/DJPKN-V.BLP/PPD.01/05/2026 tanggal 26 Mei 2026, realisasi bantuan dana untuk revitalisasi sekolah dari pemerintah pusat langsung ke sekolah itu, hingga 31 Desember 2025 belum diserahterimakan kepada Pemkot Bandarlampung. Tetapi tidak dijelaskan alasannya. Hanya dinyatakan bahwa berdasarkan laporan progres revitalisasi sudah mencapai 100 persen.

Seperti diketahui, pada tahun 2025 ada 18 sekolah di wilayah Kota Bandarlampung yang mendapat bantuan dana revitalisasi dari pemerintah pusat dalam dua tahap, dengan nilai total Rp13.667.641.211.

Sekolah apa saja penerima bantuan dana revitalisasi di 2025 itu? Berikut datanya:

A. Revitalisasi
Tahap I:

1. SDN 2 Batu Putuk. Pagu Rp784.086.631.
2. SDN 1 Pengajaran. Pagu Rp733.462.892.
3. SDN 1 Rajabasa. Pagu Rp1.125.630.523.
4. SDN 2 Rajabasa. Pagu Rp2.053.973.587.
5. SDN 1 Pinang Jaya. Pagu Rp1.977.985.978.
6. SDN 1 Jagabaya III. Pagu Rp1.095.151.113.
7. TK Negeri 4. Pagu Rp268.380.000.
8. SMPN 23. Pagu Rp515.000.000.

B. Revitalisasi Tahap II:

1. SDN 2 Way Dadi. Pagu Rp796.642.939.
2. SDN 1 Labuhan Dalam. Pagu Rp796.174.523.
3. SDN 1 Surabaya. Pagu Rp402.090.606.
4. SDN 2 Sepang Jaya. Pagu Rp470.422.569.
5. SDN 1 Harapan Jaya. Pagu Rp859.830.850.
6. SMPN 15. Pagu Rp254.231.000.
7. SMPN 24. Pagu Rp432.000.000.
8. SMPN 27. Pagu Rp477.400.000.
9. SMPN 34. Pagu Rp254.613.000.
10. SMPN 38. Pagu Rp400.565.000.

Sudahkah saat ini realisasi proyek revitalisasi belasan sekolah itu secara resmi diserahterimakan ke Pemkot Bandarlampung? Kadis Dikbud Bandarlampung, Nur Ramdhan, belum berhasil dikonfirmasi hingga berita ini ditayangkan. (zal/inilampung)

LIPSUS