![]() |
| Ahkmad Sodiq digiring ke KPK, Sabtu dini hari (22/8/2026) |
INILAMPUNGCOM --- Sebanyak empat belas orang diamankan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dalam operasi tangkap tangan (OTT) di wilayah Purwokerto, Jawa Tengah, Kamis (20/8/2026). Salah satu pihak yang turut diamankan adalah Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Prof Akhmad Sodiq.
Juru Bicara KPK, Budi Prasetyo, mengatakan lembaga antirasuah telah menangkan 14 orang termasuk Rektor Unsoed.
Dari 14 orang yang diamankan, 12 berada di wilayah Purwokerto dan dua orang lainnya ditangkap di Jakarta.
Hingga tadi malam, KPK resmi menahan 5 tersangka yakni Rektor Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed) Ahmad Sodiq, Wakil Rektor III Unsoed Norman Arie Prayoga, Kepala Bagian Akademik Unsoed Eko Sumanto, pihak swasta Dian Mulia Wardhana, Mulyono dan Adhi Wiharto.
Lantas, seberapa kekayaan Akhmad Sodiq saat ini --- hingga Berdasarkan LHKPN, ketiganya memiliki harta kekayaan miliaran rupiah dengan dominasi aset tanah, bangunan, dan kendaraan.
Berikut rincian aset Akhmad Sodiq berdasarkan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) 2025. Akhmad Sodiq memiliki harta kekayaan senilai Rp 3.124.541.326.
Berikut rincian:
Tanah dan bangunan (total Rp 2.500.000.000):
- Tanah dan bangunan seluas 505 m2/416 m2 di Kabupaten/Kota Banyumas, hasil sendiri, senilai Rp 1.300.000.000 Tanah seluas 1.051 m2 di Kabupaten/Kota Banyumas, hasil sendiri, senilai Rp 395.000.000
- Tanah seluas 1.129 m2 di Kabupaten/Kota Banyumas, hasil sendiri, senilai Rp 510.000.000
- Tanah seluas 1.050 m2 di Kabupaten/Kota Banyumas, hasil sendiri, senilai Rp 295.000.000.
Alat transportasi dan mesin (total Rp 285.700.000):
- Sepeda motor Yamaha tahun 1993, hasil sendiri, senilai Rp 1.200.000
- Sepeda motor Honda tahun 2006, hasil sendiri, senilai Rp 4.500.000
- Mobil Toyota Agya 1.0 G A/T tahun 2015, hasil sendiri, senilai Rp 75.000.000
- Mobil Toyota Grand New Innova Bensin G tahun 2014, hasil sendiri, senilai Rp 180.000.000
- Sepeda motor Yamaha BBP A/T tahun 2023, hasil sendiri, senilai Rp 25.000.000.
Selain itu, tercatat pula kas dan setara kas senilai Rp 49.941.326, sementara untuk kategori harta bergerak lainnya, surat berharga, dan harta lainnya tidak tercatat nilainya.
Dengan demikian, total sub harta kekayaan tercatat sebesar Rp 3.299.541.326. Namun, Akhmad juga memiliki utang senilai Rp 175.000.000 sehingga total harta kekayaan bersihnya tercatat sebesar Rp 3.124.541.326.6


