-->
Cari Berita

Breaking News

Ketum Golkar Bahlil Lahadalia Titip Pesan Fraksi-Fraksi DPR Cermati Soal Dana Bagi Hasil Daerah

Dibaca : 0
 
INILAMPUNG
Selasa, 18 Agustus 2026

INILAMPUNGCOM --- Ketua Umum (Ketum) Partai Golkar Bahlil Lahadalia meminta Fraksi Golkar DPR mulai memperhatikan dana bagi hasil di daerah-daerah. Terutama yang harus diperhatikan adalah wilayah penghasil sumber daya alam (SDA).


"Saya cuma titip, ya. Tolong kepada Banggar kita dan Komisi XI agar perhatikan dana bagi hasil daerah-daerah penghasil sumber daya alam. Perhatikan betul tuh," kata Bahlil dalam pengarahan kepada jajarannya dalam rangka HUT ke-81 di kantor DPP Golkar, Jakarta Barat, Selasa (18/8/2026).


Sebagai gambaran, Dana Bagi Hasil Sumber Daya Alam (DBH SDA) adalah bagian dari dana transfer pusat ke daerah dalam APBN yang berasal dari penerimaan SDA. Contohnya, kehutanan, migas, minerba, panas bumi, dan perikanan.


Bahlil menyebut hal itu perlu dilakukan karena bagian dari undang-undang. Jika tidak diperhatikan, Bahlil mengatakan daerah itu akan tidak peduli atas apa yang terjadi di lapangan.


Pidato politik Bahlil Lahadalia diikuti para elit Golkar Lampung melalui daring siaran zoom (rif)


Elektabilitas Golkar 

Dalam kesempatan itu, Bahlil Lahadalia, menyinggung hasil survei terbaru yang membuat cukup bangga.


Tingkat elektabilitas Golkar kini berada dua digit atau di kisaran 10-11,5 persen berdasarkan survei-survei tersebut. Namun, ia tidak merinci lembaga survei apa saja yang dimaksud.


“Hampir semua survei sudah kita terima hasilnya. Menempatkan Golkar sudah double digit. Ada yang 10,3 persen, ada yang 11,2 persen, ada yang 10,8 persen,” kata Bahlil.


Posisi Golkar saat ini lebih baik dibandingkan tren elektabilitas partai dalam periode dua tahun setelah pemilu pada periode-periode sebelumnya.


Dalam kurun 10 tahun terakhir, elektabilitas Golkar pada fase tersebut umumnya berada di kisaran 6-9 persen.


“Kira-kira range-nya adalah di angka 10 sampai dengan 11,5 persen,” sambungnya. (kgm/dbs/inilampung)


LIPSUS