-->
Cari Berita

Breaking News

Muhammad Syauqi: Manfaatkan 40 Hari Arbain untuk Dekatkan Diri kepada Rasulullah

Dibaca : 0
 
Sabtu, 15 Agustus 2026

Majelis Maulid Arbain. Foto: Ist.

INILAMPUNGCOM - Menyelamatkan generasi muda dari ancaman narkoba menjadi salah satu fokus Majelis Maulid Arbain tahun ini. Kegiatan yang berlangsung selama 40 hari tersebut diawali dengan pengajian di Villa Shofia, Bandarlampung, Kamis (13/8/2026).


Ketua Umum Majelis Maulid Arbain, Muhammad Syauqi Al Muhdhar, dalam sambutannya mengajak jamaah menjadikan rangkaian Arbain sebagai wasilah untuk meraih Sa’adatud Darain, yakni kebahagiaan dunia dan akhirat.


"Menggapai Sa’adatud Darain merupakan ungkapan Al-Allamah Al Faqih Al-Ushuly KH Muhammad Ahmad Sahal Mahfudz. Ini harus kita jadikan kompas dalam perayaan seperti ini yang menyambungkan hati, jiwa dan raga," ujar Syauqi, didampingi Sekretaris Jidan.


Syauqi mengingatkan bahwa mimbar pengajian merupakan mimbar Nabi. Karena itu, umat diajak menanamkan niat untuk bersama-sama menuntun diri menuju Allah dan Rasulullah.


"Menjadikan Nabi sebagai kiblat bagi hati kita agar tertaut dengan standar moral dan amal yang tertinggi," katanya.


Ia juga mengutip sebuah perumpamaan Arab, "Man khalatha al-qouma arba'ina yauman syalla min dhillihim", yang bermakna seseorang yang bergaul dengan suatu kaum selama 40 hari akan mengambil sifat dari kaum tersebut.


"Marilah kita manfaatkan 40 hari ini sebagai wasilah menimba ilmu, recharge semangat ibadah dan keimanan, serta meng-upgrade hubungan perkenalan kita dengan Rasulullah Muhammad," imbaunya.


Menurut Syauqi, majelis ilmu juga menjadi ruang untuk belajar bukan hanya melalui materi yang disampaikan, tetapi juga melalui sikap dan keteladanan guru.


Ia mencontohkan posisi jamaah yang duduk merapatkan saf mengingatkannya pada kisah Malaikat Jibril ketika bertanya kepada Nabi Muhammad SAW mengenai Islam, iman, dan ihsan.


"Mempelajari ilmu agama tidak bisa diambil dari jarak jauh, karena di dalamnya ada pelajaran sikap yang ditiru murid dari guru," jelasnya.


Majelis Maulid Arbain. Foto: Ist.

Usung Tema Lampung Bersinar


Majelis Maulid Arbain tahun ini mengusung tema besar "Lampung Bersinar" atau Bersih Narkoba. Tema tersebut diangkat sebagai bentuk kepedulian terhadap ancaman narkoba yang dinilai dapat merusak generasi muda sekaligus memicu berbagai tindakan kriminal.


Syauqi mengatakan semua pihak memiliki tanggung jawab untuk menyelamatkan generasi muda dari jerat narkoba dengan menghadirkan kegiatan-kegiatan positif.


"Kita memiliki tanggung jawab untuk menyayangi dan menyelamatkan umat dari jerat tersebut dengan kegiatan-kegiatan positif, sehingga fokus generasi muda teralihkan dari kegiatan negatif," tegasnya.


Di akhir sambutannya, Syauqi mengajak seluruh jamaah memperkokoh niat untuk berkhidmat kepada Rasulullah SAW dan umatnya selama rangkaian Arbain berlangsung.


"Malam-malam ke depan kita akan menempa niat menjadi amal, mendawamkan dzikir dan shalawat, mencoba mengenal Rasulullah, memberi makan dan memuliakan umat Rasulullah," pungkasnya.


Atas nama panitia, Syauqi juga menyampaikan permohonan maaf atas segala kekurangan selama pelaksanaan rangkaian kegiatan Arbain selama 40 hari ke depan. (mfn/rls)

LIPSUS