-->
Cari Berita

Breaking News

Pemkab Lamtim Gulirkan Program Unik: Listrik Masuk Sawah

Dibaca : 0
 
INILAMPUNG
Kamis, 06 Agustus 2026


INILAMPUNGCOM --- Inovasi program yang langsung dirasakan masyarakat petani digulirkan oleh Pemkab Lampung Timur. Programnya adalah Listrik Masuk Sawah.

Rabu siang, 5 Agustus 2026, Bupati Lampung Timur, Ela Siti Nuryamah, beserta beberapa pejabat pusat, meninjau langsung pelaksanaan program Listrik Masuk Sawah tersebut di Desa Bumi Harja, Kecamatan Batanghari. 

Diakui Bupati Ela, program Listrik Masuk Sawah tersebut menjadi salah satu langkah strategis pemerintah daerah dalam memperkuat sektor pertanian sekaligus menjaga ketahanan pangan melalui modernisasi infrastruktur irigasi.

Ia menegaskan bahwa ketersediaan listrik di area persawahan merupakan solusi penting untuk membantu petani menghadapi keterbatasan air, terutama saat musim kemarau seperti sekarang ini.

Bupati Ela Siti Nuryamah berharap, program tersebut mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya para petani. 

Menurutnya, keberadaan jaringan listrik di kawasan persawahan dapat mengoptimalkan pemanfaatan sumur bor, sehingga kebutuhan air tanaman tetap terpenuhi dan produktivitas pertanian meningkat.

“Kami berharap, program ini benar-benar memberikan manfaat bagi petani. Dengan adanya listrik di area persawahan, sumur bor dapat beroperasi secara optimal untuk memenuhi kebutuhan air, sehingga hasil pertanian dapat meningkat secara signifikan,”kata Bupati Ela.

Sebagai bentuk dukungan terhadap petani, Pemkab Lampung Timur menyiapkan skema subsidi biaya pemasangan meteran listrik atau KWh bagi petani di Desa Bumi Harja. Kebijakan itu untuk mempercepat pemanfaatan jaringan listrik di lahan-lahan produktif. 

Bupati Ela menginstruksikan camat dan kepala desa untuk mengawal proses pendataan penerima bantuan agar program Listrik Masuk Sawah, agar berjalan tepat sasaran dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

Diapresiasi Kementerian Pertanian
Sementara Tenaga Ahli Menteri Pertanian RI, Hermansyah, yang melihat langsung program Listrik Masuk Sawah bersama Bupati Ela, mengapresiasi langkah Pemkab Lampung Timur dalam mendorong kemajuan sektor pertanian. Ia menilai, dukungan berbagai pihak, termasuk PLN, sangat penting untuk memastikan biaya listrik bagi petani tetap terjangkau.

“Kami berharap PLN terus mendukung kebutuhan energi sektor pertanian. Ketersediaan listrik terbukti dapat meningkatkan indeks pertanaman dan mendorong produktivitas. Kami juga mengajak masyarakat untuk menjaga fungsi lahan sawah serta tidak mengalihkannya menjadi kawasan perumahan,” ujar Hermansyah.

Pada kesempatan yang sama, Pelaksana Tugas Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementerian Pertanian RI, Tien Latifah, menyatakan bahwa tantangan swasembada pangan pada tahun 2026 salah satunya adalah menghadapi potensi musim kemarau panjang.

“Program Listrik Masuk Sawah menjadi salah satu kunci untuk menjaga target luas tanam. Dengan dukungan listrik, sumur bor dapat beroperasi maksimal sehingga kebutuhan air bagi lahan pertanian tetap terpenuhi,” kata Tien Latifah.

Melalui program ini, Pemkab Lampung Timur berharap produktivitas pertanian terus meningkat, kebutuhan air irigasi dapat terjaga, dan ketahanan pangan daerah semakin kuat di tengah tantangan perubahan iklim. (joh/inilampung)

LIPSUS