-->
Cari Berita

Breaking News

Penambangan Ilegal di Pasir Sakti Makin Ugal-Ugalan: Pemodal Asal Bandarlampung Kuasai 11 Hektar

Dibaca : 0
 
INILAMPUNG
Rabu, 12 Agustus 2026

Sebuah alat penyedot pasir dari penambangan liar di LampungTimur (jhn/inilampung)


INILAMPUNGCOM ---Akibat lemahnya pengawasan dari pihak terkait, kegiatan penambangan pasir ilegal semakin marak di Kecamatan Pasir Sakti, Lampung Timur.

Investigasi inilampung.com hari Selasa kemarin, 11 Agustus 2026, mendapati aktivitas penggalian pasir secara ilegal di Dusun III Desa Mulyosari, Kecamatan Pasir Sakti, Lampung Timur.

Di lokasi tambang, terdapat satu unit excavator dan beberapa unit mesin penyedot pasir yang demikian bebas beroperasi.

Lantas siapa pemilik tambang pasir yang diduga tidak memiliki izin namun bebas beroperasi tersebut? Kusnadi, Kepala Desa Mulyosari,  menyebutkan bahwa lahan yang saat ini dijadikan lokasi tambang pasir tersebut adalah milik FO, pemodal besar asal Bandarlampung.

"Setahu saya, lokasi tambang yang terletak di Dusun III tersebut milik FO warga Bandarlampung. Luasnya lebih kurang 11 hektar," jelas Kusnadi.

Mengenai apakah kegiatan penambangan pasir di atas lahan 11 hektar tersebut sudah mengantongi izin atau belum, Kusnadi mengaku tidak memahami.

Lalu kemana FO menjual hasil tambangnya? Beberapa warga menyebutkan, pasir hasil kerukan tersebut dibawa menuju Desa Adiluhur, Kecamatan Jabung.

"Pasir itu dijual ke Adiluhur, pak. Disana ada fasilitas batching plant, yang memproduksi beton siap pakai (ready-mix concrete) untuk  proyek rehabilitasi daerah irigasi (DI) Jabung Kiri," kata seorang warga setempat.

Sementara, upaya untuk meminta konfirmasi kepada FO yang disebut sebagai pemodal besar asal Bandarlampung, belum berhasil didapat hingga berita ini ditayangkan.

Maraknya praktik penambangan pasir ilegal di wilayah Pasir Sakti sebenarnya cerita lama. Meski aparat terkait sempat beberapa kali melakukan operasi bahkan penutupan, namun tidak ada yang pernah diproses sampai ke pengadilan.  (johan/inilampung)

LIPSUS