![]() |
| Pelantikan PW IPM Lampung (ist/inilampung) |
INILAMPUNGCOM - Pimpinan Wilayah Ikatan Pelajar Muhammadiyah (PW IPM) Lampung resmi mengukuhkan kepengurusan periode 2026–2028 dalam sebuah prosesi pelantikan yang berlangsung di Auditorium Pondok Pesantren At-Tanwir Muhammadiyah Kota Metro.
Pelantikan kepengurusan baru ini menjadi momentum awal bagi PW IPM Lampung dalam melanjutkan gerakan dan pengabdian bagi pelajar di Provinsi Lampung. Mengusung semangat “Pelajar Inklusif, Unggul Berkarya”, kepengurusan periode 2026–2028 berkomitmen untuk menghadirkan gerakan pelajar yang mampu menjawab berbagai tantangan dan isu yang berkembang di tengah kehidupan pelajar.
Ketua Umum PW IPM Lampung periode 2026–2028, Agustiar Rinaldi Al Qaida, menyampaikan bahwa gerakan IPM Lampung ke depan akan berfokus pada upaya menghadapi sekaligus menyikapi berbagai isu yang berkembang di kalangan pelajar.
“Gerakan IPM Lampung ke depan akan berfokus untuk menghadapi dan menyikapi segala isu yang ada, terlebih isu yang selalu hadir dalam genggaman tangan kita, yaitu dunia digital. Oleh karena itu, bersama-sama kita akan berproses di IPM Lampung untuk mengentaskan berbagai isu yang ada di kalangan pelajar saat ini,” ujar Agustiar.
Menurutnya, perkembangan dunia digital telah menjadi bagian yang tidak terpisahkan dari kehidupan pelajar. Ruang digital tidak hanya menjadi tempat untuk memperoleh informasi dan berinteraksi, tetapi juga memiliki dampak nyata terhadap kehidupan pelajar di Provinsi Lampung.
“Dunia digital menjadi ruang yang memberikan dampak nyata bagi kita, terutama bagi pelajar-pelajar Lampung. Karena itu, pelajar Lampung harus mampu menjadi agent of change yang dapat memberikan pengaruh positif di tengah masyarakat,” lanjutnya.
Agustiar menegaskan bahwa PW IPM Lampung akan terus berkomitmen untuk mengembangkan potensi pelajar secara inklusif. Hal tersebut diwujudkan melalui berbagai karya, gerakan, dan program yang diharapkan mampu memberikan dampak nyata, baik bagi pelajar maupun masyarakat di Provinsi Lampung.
“Ke depan, kita akan terus berkomitmen untuk mengembangkan pelajar-pelajar secara inklusif dengan menghadirkan karya-karya yang unggul serta berdampak nyata untuk pelajar dan masyarakat di Provinsi Lampung,” ungkapnya.
Dalam menjalankan gerakannya, PW IPM Lampung juga menilai pentingnya membangun sinergi dan kolaborasi dengan berbagai pihak. Kolaborasi tersebut akan dilakukan bersama Pemerintah Provinsi Lampung, organisasi kepemudaan, lembaga pendidikan, serta berbagai mitra strategis lainnya.
“Untuk mewujudkan gerakan tersebut, tentunya kita harus bersinergi dan berkolaborasi dengan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Provinsi Lampung, Pemerintah Provinsi Lampung serta berbagai partnership lainnya. Kami mohon izin dan dukungan untuk bersama-sama membantu segala pergerakan IPM Lampung ke depan,” tutup Agustiar.
Dengan dilantiknya kepengurusan periode 2026–2028, PW IPM Lampung diharapkan mampu menjadi ruang aktualisasi bagi pelajar untuk tumbuh, berkarya, dan memberikan dampak. Semangat pelajar inklusif dan unggul berkarya menjadi pijakan dalam menghadirkan gerakan IPM yang adaptif terhadap perkembangan zaman serta relevan dengan kebutuhan pelajar dan masyarakat Lampung.
Ketua Umum : Agustiar Rinaldi Al Qaida
(rls/Rifky/inilampung)

