![]() |
Wisata Agro Wonosari (WAW), destinasi wisata milik PTPN I Regional 5 di lereng Gunung Arjuno, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Foto: Ist. |
INILAMPUNGCOM -- Wisata Agro Wonosari (WAW), destinasi wisata milik PTPN I Regional 5 di lereng Gunung Arjuno, Kabupaten Malang, Jawa Timur, menggelar Selamatan Sumber Air atau tuk sebagai bentuk syukur sekaligus upaya mengingatkan pentingnya menjaga kelestarian lingkungan.
Kegiatan tersebut menjadi bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di Kebun Wonosari. Tradisi tahunan itu diisi doa bersama dan sedekah makanan yang dipusatkan di sejumlah sumber mata air yang menjadi bagian penting bagi kebutuhan masyarakat sekitar.
Manajer Kebun Wonosari Joko Prasetyo mengatakan Selamatan Sumber Air merupakan ungkapan syukur atas keberadaan sumber air sekaligus doa agar kelestarian alam tetap terjaga.
“Selamatan Sumber Air ini merupakan bentuk rasa syukur sekaligus doa bersama agar sumber air tetap terjaga dan alam Wonosari senantiasa lestari,” kata Joko di Malang, Senin (24/8/2026).
Ia juga mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, terutama di tengah musim kemarau yang meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan di sejumlah daerah.
Menurut Joko, kegiatan tersebut diawali doa bersama di tiga sumber mata air, yakni Sumber Air Lak, Sumber Air Gebug Lor, dan Sumber Air Tunggul Ametung. Ketiganya menjadi salah satu sumber pasokan air bagi kebutuhan masyarakat Wonosari.
Setelah selamatan, rangkaian perayaan kemerdekaan dilanjutkan dengan berbagai perlombaan tradisional yang melibatkan pengunjung. Di antaranya lomba makan kerupuk, tebak kata, bola voli buta, estafet balon, pindah air, dan memasukkan paku ke botol.
Sejumlah wisatawan mancanegara juga turut berpartisipasi dalam perlombaan bersama wisatawan dan masyarakat setempat.
Manajemen Kebun Wonosari turut menggelar jalan sehat yang terbuka bagi wisatawan. Peserta yang membeli kupon berkesempatan mendapatkan hadiah melalui undian dengan total nilai mencapai puluhan juta rupiah. Pengundian hadiah dilakukan pada 17 Agustus 2026.
Danang mengatakan berbagai kegiatan tersebut ikut mendorong peningkatan kunjungan wisatawan selama momentum peringatan kemerdekaan tahun ini.
“Kenaikan jumlah pengunjung pada momentum kemerdekaan tahun ini salah satunya karena kami menyiapkan berbagai acara hiburan yang dapat diikuti para pengunjung. Selain itu, jalan sehat berhadiah juga turut menarik minat masyarakat,” ujarnya.
Ia mengatakan konsep kegiatan dirancang agar wisatawan tidak sekadar menikmati panorama kebun teh, tetapi juga memperoleh pengalaman dengan terlibat langsung dalam kegiatan budaya dan hiburan masyarakat.
“Kami ingin pengunjung tidak hanya menikmati wisata alam, tetapi juga mendapatkan pengalaman dengan ikut terlibat dalam berbagai kegiatan yang kami siapkan selama momentum kemerdekaan,” katanya.
Rangkaian kegiatan peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kebun Wonosari kemudian ditutup dengan selamatan dan doa bersama di Masjid An-Nur Kebun Wonosari, Senin (24/8).
Kegiatan tersebut sekaligus dirangkaikan dengan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Salah satu tradisi yang turut digelar adalah jabutan, yakni kegiatan mengambil berbagai barang yang digantung di bagian atas masjid.
Beragam peralatan rumah tangga disiapkan sebagai bagian dari tradisi tersebut.
“Jabutan ini menjadi salah satu tradisi yang membuat acara semakin meriah. Selain menjadi hiburan, kegiatan ini juga menjadi bagian dari kebersamaan masyarakat dalam menutup rangkaian peringatan kemerdekaan,” ujar Danang.
Rangkaian kegiatan di Kebun Wonosari memadukan tradisi lokal, kegiatan keagamaan, perlombaan rakyat, dan hiburan. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi ruang bagi wisatawan, termasuk wisatawan mancanegara, untuk mengenal lebih dekat tradisi dan budaya masyarakat sekitar kawasan wisata.(mfn/rls)

