-->
Cari Berita

Breaking News

32 Suzuki Katana Jimny Meriahkan Fun Offroad Jelajah Alam Lampung Barat 2026

Dibaca : 0
 
Editor: Rizal
Sabtu, 26 September 2026

komunitas Suzuki Katana Jimny Indonesia (SKIn)


INILAMPUNGCOM - Kabupaten Lampung Barat nan penuh pesona dengan alamnya tidak disia-siakan oleh komunitas Suzuki Katana Jimny Indonesia (SKIn).


Diprakarsai SKIn Chapter Lampung Barat, sedikitnya 32 unit kendaraan dengan 150 personel memeriahkan acara bertajuk Camping dan Fun Offroad Jelajah Alam Lampung Barat yang dimulai Jum'at malam, 25 September 2026.


Ke-32 unit Suzuki Katana Jimny dengan 150 personel yang mengikuti event ini berasal dari Lampung Selatan, Bandar Lampung, Pringsewu, Tanggamus, dan tentu saja Lampung Barat. Selain itu, juga ada dari Kabupaten OKU Selatan, Sumatera Selatan.


Diperkirakan, jumlah peserta Camping dan Fun Offroad yang mengusung tema "Satukan Jangan Pisahkan" ini akan terus bertambah. Karena hingga Jum'at malam, masih banyak yang tengah dalam perjalanan menuju Liwa.


Guna menyambut komunitas ini, Bupati Lampung Barat Parosil Mabsus menggelar acara ramah tamah di kawasan Kebun Raya Liwa (KRL), Jum'at malam.


Pada kesempatan itu, Parosil mengajak komunitas offroad untuk ikut mempromosikan pariwisata Lampung Barat.


Acara ramah tamah memeriahkan agenda Camping dan Fun Offroad Jelajah Alam Lampung Barat 2026 yang diprakarsai Suzuki Katana Jimny Indonesia (SKIn) Chapter Lampung Barat sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-35 Kabupaten Lampung Barat ini juga dihadiri Wabup Mad Hasnurin, YM Sultan Jaya Kesuma IV Paksi Bejalan Di Way, keluarga besar offroader dari OKU Selatan, Sumatera Selatan, SKIn Chapter se-Provinsi Lampung, serta jajaran Kepala Perangkat Daerah Lampung Barat.


Menurut Bupati Parosil, komunitas roda empat seperti SKIn merupakan wadah strategis untuk menjual destinasi wisata daerah.


"SKIn chapter komunitas roda empat, ini sebagai wadah untuk kita mempromosikan, menjual produk pariwisata di Lampung Barat, bukan hanya Kebun Raya Liwa tetapi wisata-wisata lainnya dengan lintasan offroad. Ini ikhtiar kita bersama banyak wisata yang bisa kita promosikan," ujar Parosil.


Ia menilai, Lampung Barat memiliki keunggulan topografi yang tidak dimiliki daerah lain di Lampung untuk jalur offroad.


"Mungkin jalur offroad di Lampung Barat ini tak ada tandingannya di Provinsi Lampung, apalagi topografinya pegunungan, kalau daerah lain mungkin hanya kisaran 500 MDPL dengan kawasan perkebunan karet atau sawit, tetapi di Lampung Barat bisa mencapai 750 hingga 1200 MDPL dengan jalur alam ekstrim," kata dia.


Selain itu, pemilihan Kebun Raya Liwa sebagai lokasi pembukaan dinilai sebagai inovasi baru promosi wisata.


"Ini inovasi baru, pembukaan acaranya di Kebun Raya Liwa Tempat Bermain Anak (TPA), ini sebagai promosi wisata yang ada di Kebun Raya Liwa. Tentu dengan adanya kegiatan seperti ini akan menumbuhkan perekonomian, sebab ada UMKM yang berjualan," ucapnya.


Parosil berharap, Kebun Raya Liwa bisa menjadi lokasi camping bagi komunitas lainnya.


"Harapannya tempat wisata seperti Kebun Raya Liwa ini bisa dijadikan tempat camping organisasi-organisasi lainnya, seperti halnya yang dilakukan SKIn untuk mempromosikan pariwisata daerah Lampung Barat," tuturnya. (zal/inilampung)

LIPSUS