![]() |
| Pers Release Situasi Aktivitas Gunung Anak Krakatau oleh Wakil Gubernur Lampung (ist/inilampung) |
INILAMPUNGCOM - Belum usainya Gunung Anak Krakatau "batuk", membuat Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal mengubah kebijakan.
Bila sebelumnya kegiatan belajar mengajar (KBM) -di seluruh satuan pendidikan: PAUD, TK, SD, SMP, SMA, SMK dan SLB- dilakukan secara daring/online sejak hari Senin sampai Selasa saja, kini diperpanjang hingga hari Kamis, 10 September 2026, mendatang. Itu pun dengan catatan bahwa kebijakan itu akan dievaluasi kembali secara berkala dengan memperhatikan data resmi dari otoritas yang berwenang.
Hal tersebut tertuang dalam Surat Edaran Gubernur Lampung Nomor: 100.3.4/14/V.01/2026 tentang Pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) Akibat Dampak Abu Vulkanik, yang ditandatangani Gubernur Rahmat Mirzani Djausal 8 September 2026.
Surat edaran yang ditujukan kepada Bupati/Walikota se-Provinsi Lampung itu menyatakan bahwa menyikapi informasi dari otoritas yang berwenang terkait adanya erupsi baru Gunung Anak Krakatau, diinformasikan hal-hal sebagai berikut yaitu:
1. Memperpanjang kegiatan belajar mengajar (KBM) seluruh jenjang satuan pendidikan (PAUD, TK, SD, SMP, SMA, SMK, dan SLB) secara daring/online sampai dengan tanggal 10 September 2026.
2. Selama proses pembelajaran daring/online, seluruh satuan pendidikan bertanggungjawab terhadap kebersihan kelas dan lingkungan sekolah dari dampak penyebaran abu vulkanik.
3. Mengurangi aktivitas di luar ruangan dan apabila terpaksa beraktivitas di luar ruangan diharapkan menggunakan masker dan alat pelindung diri lainnya yang sesuai dengan standar protokol kesehatan.
4. Kebijakan ini akan dievaluasi kembali secara berkala dengan memperhatikan data resmi dari otoritas yang berwenang.
Terkait dengan aktivitas erupsi tiada henti di Gunung Anak Krakatau ini, Gubernur Mirza menugaskan Kepala Bakesbangpol Achmad Saefullah, Kepala Dinas Perhubungan Bambang Sumbogo, dan pejabat administrator Dinas Kelautan dan Perikanan pada Rabu, 9 September 2026, pukul 07.00 WIB melakukan pemantauan dari Dermaga E Pelabuhan Panjang, Bandarlampung.
Dan guna berikhtiar mengakhiri kemarau panjang saat ini, Pemprov Lampung mengagendakan melaksanakan sholat istisqo.
Untuk mematangkan agenda sholat istisqo itu, Rabu pagi, 9 September 2026, digelar rapat dipimpin Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra Muhammad Firsada di ruang kerjanya, bersama Kepala Diskominfotik Ganjar Jationo, Kepala Biro Kesra Yuri Agustina, Kepala Biro Umum Muhammad Yuliardi, dan pejabat administrator dari Biro Administrasi Pimpinan dan Dinas Perhubungan. (zal/inilampung)


