![]() |
| Seruan Aksi Hari Tani Nasional (ist/inilampung) |
INILAMPUNGCOM - Hari Kamis, 24 September 2026, ini terjadi aksi massa petani secara roadshow.
Ratusan massa berasal dari Kota Baru, Lampung Selatan, dan Lampung Timur yang tergabung dalam Serikat Petani Lampung (SPL) menggelar aksi di depan Polda Lampung.
Aksi massa memperingati Hari Tani Nasional Tahun 2026 yang dimulai pukul 11.00 WIB ini mendesak Kapolda Irjen Pol Helfi Assegaf untuk menangani berbagai persoalan terkait konflik pertanahan.
Mulai dari konflik agraria, dugaan mafia tanah, kriminalisasi petani, hingga persoalan hak masyarakat adat Marga Anak Tuha dengan PT BSA.
Sementara ratusan massa yang tergabung dalam Front Perjuangan Rakyat untuk Reformasi Agraria, menggelar aksinya di Tugu Adipura, Bandar Lampung.
Mengusung tema "Petani Menggugat", aksi massa yang dimulai pukul 12.30 WIB ini menyampaikan aspirasi terkait tanah untuk rakyat, hentikan perampasan ruang hidup, dan wujudkan reformasi agraria sejati.
Akhir dari aksi massa petani roadshow itu berada di kantor Pemprov Lampung. Massa dari Pusat Pejuang Rakyat Lampung menggelar aksi damai dan Sekdaprov Lampung Marindo Kurniawan yang "menadah" -menerima- aspirasi tersebut.
Menurut Agenda Harian Gubernur Lampung, aspirasi massa Pusat Pejuang Rakyat Lampung itu diterima Sekdaprov Marindo Kurniawan dalam pertemuan di Ruang Abung, Balai Keratun.
Beberapa pejabat Pemprov Lampung hadir pada acara penyampaian aspirasi massa mendampingi Sekdaprov Marindo Kurniawan, di antaranya Asisten Administrasi Umum Sulpakar, Sekretaris DPRD Descatama Paksi Moeda, Kepala Bakesbangpol Achmad Saifullah, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Riski Sofyan, Kepala Dinas ESDM Budhi Darmawan, Kepala Dinas PSDA Febrizal Levi Sukmana, dan Kepala Dinas Perkebunan Desti Arisandi, serta Kepala Biro Pemerintahan dan Otda Binarti Bintang. (zal/inilampung)

