![]() |
| Hadir jajaran Forkopimda, Ketua DPRD Edi Novial, Dandim 0422/LB Letkol Inf Rizky Kurniawan, Kapolres AKBP Samsu Wirman. Hadir juga oleh Bupati OKU Selatan Abusama, SH (zul/inilampung) |
INILAMPUNGCOM ---Perjalanan panjang Kabupaten Lampung Barat dimulai 35 tahun lalu. Terbentuk berdasarkan Undang-Undang Nomor 6 Tahun 1991 pada 16 Agustus 1991, dan diresmikan pada 24 September 1991 sebagai pemekaran dari Kabupaten Lampung Utara. Ibukotanya Liwa, dengan falsafah Beguai Jejama.
Puncak HUT ke-35 digelar di Lapangan Indrapati Cakranegara, lingkungan Pemda Lampung Barat, pada Kamis pagi, 24 September 2026, pukul 08.00 WIB.
Upacara dipimpin langsung Bupati Parosil Mabsus sebagai Inspektur Upacara. Perwira Upacara Aliyurdin, Komandan Upacara, Gustian Afriza, ST,MM, pembaca sejarah Albizar Amran dari Kepaksian Buay Belunguh, dan pembaca doa Kepala Kemenag.
Hadir jajaran Forkopimda, Ketua DPRD Edi Novial, Dandim 0422/LB Letkol Inf Rizky Kurniawan, Kapolres AKBP Samsu Wirman. Hadir juga oleh Bupati OKU Selatan Abusama, SH, Wakil Bupati Pesisir Barat Irawan Topani, SH, para Sultan dan Saibatin Puniakan Dalom Beliau Sultan Sekala Brak ke-23, Empat Kepaksian, tokoh adat Sumbai Lima, Sekda, Ketua TP PKK, Duta Baca Indonesia Gol A Gong, serta ribuan peserta upacara dari TNI-Polri, Korpri, PGRI, Peratin, Ormas, Pramuka hingga pelajar.
Sebulan sebelumnya, rangkaian HUT telah berjalan. Dimulai 27 Agustus dengan gotong royong serentak, Festival Kreasi di GOR Aji Saka, Pasar Malam Expo UMKM, KONI Expo, kejuaraan bulutangkis, futsal, basket, Fun Run 5K dan Coffeecamp di Purajaya Kebun Tebu, lomba Cerdas Cermat SD-SMP-PKK, lomba domino, pencak silat, fun bike, pengajian dan istighotsah serentak di 15 kecamatan pada 21 September, hingga Rapat Paripurna DPRD pada 23 September.
Tema HUT tahun ini adalah: Setawitan, Seuyunan, Sehangguman, Maju Jejama. Bupati Parosil melalui pidatonya mengartikan secara sederhana. Setawitan adalah memulai dengan kebersamaan. Seuyunan berarti berjalan dalam satu irama. Sehangguman adalah bekerja dan saling menguatkan, dan Maju Jejama adalah tujuan akhirnya: maju bersama.
Dalam pidatonya, Bupati Parosil menyampaikan dan memaparkan capaian pembangunan sumber daya manusia dari program yang ia canangkan bersama Wakil Bupati Mad Hasnurin di periode kedua ini 2025-2030.
Program tersebut mulai dari beasiswa S1 PGSD 30 orang, S1 Kewirausahaan 30 orang, POLTRADA Bali 7 orang, beasiswa dokter umum 11 orang dan dokter gigi 3 orang. Bantuan seragam dan tas gratis untuk 5.957 siswa SD/MI dan 4.828 siswa SMP/MTs.
PPPK Naik Penghasilan
Selain itu, Bupati mengumumkan kebijakan menaiklan penghasilan bagi PPPK paruh waktu. Untuk kualifikasi SMA dari Rp 500.000 menjadi Rp 750.000. D-III dari Rp 600.000 menjadi Rp 900.000. Dan S-1 dari Rp 700.000 menjadi Rp 1.000.000 per bulan.
Menurutnya, kebijakan tersebut merupakan bentuk perhatian pemerintah daerah atas dedikasi PPPK paruh waktu dalam mendukung pelayanan publik.
Usai amanat, dilanjutkan penandatanganan lima kesepakatan bersama. Dua kesepakatan pengembangan potensi daerah dengan Kabupaten Pesisir Barat dan Kabupaten OKU Selatan, Provinsi Sumatera Selatan.
Dua kesepakatan layanan jasa perbankan dengan PT Bank Syariah Indonesia Tbk dan PT Bank Rakyat Indonesia Tbk.
Dan satu perjanjian kerja sama penyediaan Kawasan Wisata Lumbok Seminung Resort dengan PT Eljohn.
"Kerja sama ini diharapkan memperkuat konektivitas antar daerah dan mendorong pengembangan pariwisata Lampung Barat," ungkap Bupati Parosil.
Serahkan 55 Penghargaan
Pada kesempatan itu juga diserahkan 55 penghargaan. Diberikan kepada lima tokoh adat Sumbai Lima: Wirdayuli Gelar Suntan Naga Mas, Sonsrep Gelar Suntan Pemuka, Feri Muhizar Gelar Suntan Negeri Canda, Heryadi Gelar Suntan Raja Di Awan, dan Yusnanjon Gelar Suntan Indra Sakti.
Penghargaan juga diberikan kepada peraih prestasi MTQ ke-52 Provinsi Lampung 2025 seperti Umi Khotimah, Zaky Zam Fauzi, Rini Sugiarti, Siti Maesaroh, dan juara MTQ Nasional Mei Tran Mita.
Serta kepada Paskibraka Provinsi 2026 Alpin Alfredo dan Husna Nadia Matin, juara LCT, FLS3N, OSN, video literasi, dan PPAP Provinsi 2026 Zaki Tamam dan Berliana Nurul Diningrum.
Kecamatan Gedung Surian menerima penghargaan sebagai TP PKK Paling Aktif, LCT Kader PKK dan Posyandu terbaik, serta Kecamatan Layak Anak Peringkat 1 Tahun 2025.
Apresiasi inovasi juga diberikan kepada Zulfa dan Dayat Berkah Jaya Racing Coffee atas pengembangan kopi.
Kemeriahan berlanjut pada pukul 10.00 WIB. Karnaval budaya digelar dengan rute Lamban Pancasila menuju Lapangan Indrapati Cakranegara, Pemda.
Diawali drumband, disusul dengan kreasi adat dari berbagi suku, hingga penampilan-penampilan kreasi yang memiliki keunikan masing-masing dari 15 kecamatan yang ada wilayah bumi beguai jejama si betik.
Tahun ini, peserta karnaval juga diikuti anak-anak TK dengan balutan kostum adat. Kehadiran mereka menambah suasana menjadi lebih ceria.
Di depan panggung kehormatan, seluruh peserta karnaval menampilkan seni dan kreasi terbaiknya, mulai dari: Sanggar Seni Setiwang, Paguyuban Budaya Jawa, Batak, Siliwangi dan Padang, hingga para pelajar dari tingkat SMA hingga TK sederajat.
Rangkaian puncak HUT ditutup dengan prosesi potong tumpeng. Bupati bersama Wakil Bupati, Forkopimda dan tokoh adat memotong tumpeng sebagai wujud rasa syukur atas perjalanan 35 tahun Lampung Barat.
Potong tumpeng menjadi penanda berakhirnya prosesi puncak upacara. (zal/inilampung)



