INILAMPUNGCOM --- Sabtu petang, 5 September 2026, Ketua ALUN (Apresiasi Lingkungan dan Hutan Indonesia) Kabupaten Lampung Utara, Drs. Murni Rizal, MSi, bersama Sekretaris Nujum Masya, SE, MM, dan bidang SDM Syarizekijayadi, menghadiri pembentukan dan melakukan pembinaan Bank Sampah Harapan Jaya di kediaman Sumito, LK 5 Kelurahan Tanjung Harapan, Kotabumi Selatan.
Kegiatan dihadiri sekitar 50 warga yang sekaligus telah menjadi anggota Bank Sampah tersebut menjadi langkah awal penguatan pengelolaan sampah berbasis masyarakat di wilayah itu.
Murni Rizal mengaku bangga dengan inisiatif warga Tanjung Harapan. Ia menyatakan, ALUN akan terus mendukung dan membina langkah nyata Bank Sampah Harapan Jaya.
"Kami merasa bangga dan akan terus mensupport langkah riil bank sampah ini. Ini bentuk nyata membantu pemda dalam tata kelola sampah, khususnya mengatasi pengurangan sampah dari rumah sekaligus untuk menambah pendapatan warga, karena sampah memiliki nilai ekonomi sirkular," ujar Murni Rizal.
Bank Sampah Harapan Jaya resmi diketuai oleh Sumito. Pembinaan ini diharapkan menjadi motor penggerak perubahan pola pikir warga terhadap sampah. Dimana sampah bukan masalah, bahkan sampah jika dikelola dengan baik, akan bernilai rupiah.
Nunum Masya yang juga mantan Camat Kotabumi Selatan menyampaikan apresiasinya. Menurutnya, bank sampah ini lahir dari keinginan dan harapan warga setempat.
"Semoga bank sampah yang didirikan atas keinginan dan harapan warga di sini bisa menjadi contoh bagi masyarakat Lampung Utara lainnya. Sampah bukan lagi masalah, bahkan bisa menjadi pendapatan tambahan keluarga," kata dia.
Dalam sambutannya, Ketua Bank Sampah Harapan Jaya, Sumito, menyatakan optimis bersama warga dapat mengembangkan bank sampah sebagai wadah silaturahmi sekaligus pemberdayaan ekonomi.
"Ke depan kami ingin menjadikan Bank Sampah Harapan Jaya sebagai tempat warga bersilaturahmi, menjadikan sampah bernilai cuan, dan mendaur ulangnya menjadi kerajinan. Kami juga menargetkan sampah organik akan diolah menjadi pupuk organik dalam rangka pelestarian lingkungan hidup," ungkap Sumito.
Dengan terbentuknya Bank Sampah Harapan Jaya, warga Tanjung Harapan diharapkan tidak hanya ikut mengurangi volume sampah ke TPA, tetapi juga mendapatkan manfaat ekonomi langsung dari pemilahan dan pendauran ulang sampah. (zal/inilampung)

