![]() |
Wakil Gubernur Lampung, dr. Jihan Nurlela (ist/inilampung) |
INILAMPUNGCOM - Meski kondisi erupsi Gunung Anak Krakatau semakin mereda, dan alam Selasa pagi, 8 September 2026, kembali cerah, namun tidak begitu saja Pemprov Lampung menghilangkan perilaku waspada bencana.
Terbukti Selasa pagi ini, Wakil Gubernur Lampung dr. Jihan Nurlela melakukan monitoring di wilayah terdampak abu vulkanik Gunung Anak Krakatau di Kabupaten Pesawaran.
Pukul 10.00 WIB ini, Wagub Jihan didampingi Kepala BPBD Provinsi Lampung Aswarodi dan Plt Kepala Dinas Kesehatan dr. Djohan Luis berada di Kecamatan Teluk Pandan, Pesawaran.
Selain melakukan minitoring atas kondisi pasca sebaran abu vulkanik Gunung Anak Krakatau, Wagub Jihan juga menyerahkan bantuan alat kesehatan kepada pengurus Desa Tangguh Bencana (Destana) setempat bertempat di Puskesmas Hanura.
Sebelumnya, pada Minggu petang, 6 September 2026, menjelang adzan Maghrib, Wagub Jihan Nurlela mendadak muncul di salah satu wilayah paling parah terpapar abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau (GAK), yaitu Desa Maja, Kecamatan Kalianda, Lampung Selatan.
Kedatangan Wagub Jihan bersama Kalak BPBD Provinsi Lampung untuk melihat langsung kondisi warga yang wilayahnya terdampak paling parah oleh sebaran abu vulkanik GAK. Selain berdialog dengan warga, ia juga membagikan ribuan masker dan obat-obatan.
Kedatangan Wagub Jihan disambut Kepala BPBD Lamsel, Kadis Kesehatan, Kadis Damkar, Kadis Sosial, Camat Kalianda, hingga warga Desa Maja.
“Kehadiran kami di sini adalah untuk memastikan warga terlindungi, terutama bagi mereka yang tetap beraktivitas di luar rumah. Saya berharap, masker ini dapat bermanfaat dan digunakan dengan baik,” ujar Wagub Jihan dengan penuh empati.
Wagub juga meminta masyarakat agar tidak panik namun tetap meningkatkan kewaspadaan.
Ia memastikan, Pemprov Lampung akan terus memantau situasi dan berkoordinasi ketat dengan BPBD serta instansi terkait untuk mengantisipasi dampak lanjutan.
“Mari, sama-sama kita berdoa, semoga tidak terjadi hal-hal yang lebih buruk lagi. Selalu aman dan selalu waspada,” tambahnya. (zal/inilampung)

