![]() |
| Brigjen Pol. Yustan Alpiani, S.I.K., S.H., M.Hum |
INILAMPUNGCOM - Persoalan pengawasan dan penegakan hukum terhadap kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) dan peredaran gelap narkoba, Selasa pagi, 27 Oktober 2026, dibahas serius di Polda Lampung.
Kegiatan yang menyoal dua hal krusial itu tidak hanya melibatkan anggota Polri semata. Namun melalui rapat koordinasi lintas sektoral. Dari Pemprov Lampung diwakili Kepala Dinas ESDM Budhi Darmawan.
Rakor lintas sektoral terkait pengawasan dan penegakan hukum terhadap kelangkaan BBM dan peredaran gelap narkoba yang dimulai pukul 08.30 WIB di GSG Presisi Polda Lampung itu, rencananya dihadiri langsung oleh Kapolda Brigjen Pol Yustan Alpian beserta jajaran pejabat utama Polda Lampung.
Sementara itu, Kepala Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) dijadwalkan Selasa, 27 Oktober 2026, pukul 09.00 WIB sampai di Provinsi Lampung melalui Bandara Radin Inten II, Branti, Natar, Lampung Selatan.
Dalam kunjungan kerjanya ke Lampung, ia didampingi Asisten Bidang Kemasyarakatan dan Kesra Setdaprov Lampung Muhammad Firsada.
Agenda Kepala BNPT ke Lampung hanya tunggal, yaitu memberi kuliah umum di GSG Unila, bertema pendidikan karakter dalam etika berkebangsaan sebagai upaya pencegahan paham ekstrimisme.
Seminar Kebencanaan
Sedangkan Kepala Pelaksana (Kalak) BPBD Provinsi Lampung, Aswarodi, diagendakan menjadi keynote speech pada seminar nasional kebencanaan tahun 2026 di Aula GKU 2 Kampus Institut Teknologi Sumatera (Itera).
Mantan Kepala Dinas Sosial Lampung itu menyampaikan materi tentang strategi integrasi mitigasi bencana ke dalam perencanaan pembangunan daerah di Provinsi Lampung.
Staf Ahli Gubernur Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Yanyan Ruchyansyah, membuka seminar Hari Sumpah Pemuda Tahun 2026 di Hotel Akar, Telukbetung.
Seminar yang diprakarsai Tenaga Pembangunan Sriwijaya ini bertema merawat persatuan, menguatkan kolaborasi, menggerakkan pemuda untuk Lampung dan Indonesia maju. (zal/inilampung)

.jpeg)