Syahganda Nainggolan
INILAMPUNGCOM -- Nama Syahganda Nainggolan kembali jadi sorotan publik.
Aktivis yang pernah dituduh menggerakkan demo besar saat digulirkannya RUU Omnibus low Cipta Kerja, 2020 lalu itu kini dilantik Presiden RI Prabowo Subianto sebagai Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) RI, sesuai Keppres RI nomor 106. P/2026.
Syahganda menggantikan Muhammad Qodari -- tokoh asal Lampung -- yang secara bersamaan juga dilantik mengisi kursi Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).
Pelantikan Syahganda Nainggolan berlangsung di Istana Negara di Jakarta hari Jumat, 2 Oktober 2026.
Sementara Qodari beralih jabatan menjadi Sekretaris sekaligus merangkap Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres).
Siapa Syahganda
Syahganda Nainggolan lahir di Medan 27 November 1965. Majalah TEMPO pernah menulis, dia pernah dikeluarkan ok dari kampus ITB karena aktivitas politiknya menentang Orde Baru. Kuliah jurusan Geodesi ITB dan super aktif di forum MSC (Mahasiswa Student Center).
Meski demikian, gelar doktor didepan namanya saat ini didapat dari UI.
Aktivis seangkatan Jumhur Hidayat, Bursah Sarnubi ini merupakan salah satu petinggi Koalisi Aksi Menyelamatkan Indonesia (KAMI), bersama Din Syamsuddin dan Gatot Nurmantyo.
Pada era reformasi, Syahganda menjadi motor Partai Daulat Rakyat (PDR) bersama Adi Sasono. Namun, ia pertama kalinya menjadi caleg dari Partai Merdeka dari Dapil Tangerang. Kemudian pindah ke Partai Golkar, dan menjadi calon Partai Golkar untuk daerah Jawa Barat V pada 2009.
Tahun 2007, Syahganda kembali bikin ramai. Menjadi Tim Sukses Susilo Bambang Yudhoyono–Jusuf Kalla, dan dihadiahi posisi Komisaris PT Pelindo.
Pada akhir era kepemimpinan SBY, Syahganda sempat dihubungkan dengan akun Twitter, kini berubah akun X @triomacan2000. Ia disebut-sebut sebagai salah satu admin bersama Abdul Rasyid, Staf Khusus Menteri Koordinator Perekonomian dan Raden Nuh.
Aktivis ini pernah ditangkap pada tahun 2020 karena cuitannya yang dinilai menimbulkan keonaran. Ia dan beberapa orang lainnya disebut menghasut hingga timbulnya kericuhan saat Demo Omnibus Law UU Cipta Kerja.
Pengadilan Negeri Depok lalu menjatuhkannya 10 bulan kurungan penjara. Syahganda kemudian bebas dari Rumah Tahanan Bareskrim Polri pada Agustus 2021.
Usai keluar penjara, Kini, mendirikan Great Institute, sebuah institut riset yang bergerak di ekonomi, teknologi, hingga politik. Ia sering tampil dalam sejumlah acara diskusi di platform media sosial dan media berita.
Di era Joko Widodo periode kedua, Syahganda muncul kembali setelah ia menyatakan dukungannya.
Masuk Pemerintah Prabowo-Gibran.
Dengan pelantikan hari ini, Syahganda telah resmi masuk dalam pemerintahan Prabowo Subianto ---menyusul Jumhur Hidayat -- rekan seperjuangan yang menjabat Menteri Lingkungan Hidup.
Bakom RI sendiri merupakan badan yang baru dibentuk pada masa kepemimpinan Prabowo. Badan ini bertanggung jawab dalam menjalankan komunikasi kebijakan dan program strategis pemerintah pusat hingga daerah.
Komunikasi kebijakan ini dulunya tidak diorkestrasikan oleh Bakom, melainkan dijalankan oleh Kantor Komunikasi Kepresidenan atau PCO. (kgm-2/inilampung)

