-->
Cari Berita

Breaking News

UPZISNU Hargomulyo Luncurkan Gerakan Sedekah Sampah

Dibaca : 0
 
Editor: Rizal
Minggu, 11 Oktober 2026



INILAMPUNGCOM - Di tengah masalah sampah rumah tangga yang sering dibakar dan menjadi polusi, sebuah gerakan kecil dari desa justru memberi jawaban besar. Unit Pengelola Zakat, Infak, dan Sedekah Nahdlatul Ulama (UPZISNU) Ranting Hargomulyo resmi me-launching program "Gerakan Sedekah Sampah".


Peluncuran ditandai dalam tasyakuran ke-3 terbentuknya UPZISNU Hargomulyo, Sabtu malam, 11 Oktober 2026, di Sekretariat UPZISNU Hargomulyo, Kecamatan Sekampung, Lampung Timur. Acara ini dihadiri Wakil Ketua PW LAZISNU Provinsi Lampung, Dr. Subhan Roza, MPd, Pengurus PCNU Lampung Timur Kyai Mukidin, Ketua MWC NU Sekampung Kyai Fitrianto, SAg, Kepala Desa Hargomulyo dan Sambikarto, serta seluruh pengurus dan masyarakat.


UPZISNU Hargomulyo sendiri dibentuk pada 15 Oktober 2024 di kediaman H. Fauzi, dengan Ketua Rahmadsyah.


Ketua UPZISNU Hargomulyo, Rahmadsyah, menjelaskan alur keuangan yang transparan dan menjadi kunci kepercayaan masyarakat.


Dari program KOIN NU, setiap bulan mereka mengumpulkan dana lebih dari Rp7 juta. Dana ini tasyarufnya jelas dan khusus: hanya untuk bantuan bagi orang sakit, santunan kepada yang meninggal dunia, dan untuk Kas Ranting NU. Tidak dicampur untuk program lain.


Sementara untuk program besar seperti bedah rumah, pihaknya membuka donasi khusus. Warga menyumbang dalam bentuk uang dan material bangunan.



Dengan pola manajemen yang amanah inilah, hingga 9 Oktober 2026 mereka berhasil mencatat capaian luar biasa, yaitu:


1. Melakukan bedah rumah terhadap 11 unit dari donasi khusus material dan uang.

2. Mengkhitan 9 anak dari keluarga kurang mampu secara gratis.

3. Membantu pembiayaan 274 orang yang sakit.

4. Memberi santunan duka bagi 157 orang. 


Mengubah Polusi Jadi Berkah


Program terbaru, "Gerakan Sedekah Sampah" adalah inovasi dakwah ekologi.


Tujuannya ada tiga, yakni membantu pemerintah mengatasi sampah rumah tangga yang selama ini belum tersentuh, menjaga kebersihan lingkungan dan mengurangi polusi akibat pembakaran sampah, serta mengubah sampah menjadi sedekah produktif.


Caranya: warga memilah sampah anorganik layak jual (botol plastik, kardus, besi bekas) dari rumah, lalu disedekahkan ke UPZISNU, yang kemudian menjualnya ke bank sampah, dan hasilnya masuk kembali untuk program sosial.


Harapan untuk Mobil Sosial


Wakil Ketua PW LAZISNU Provinsi Lampung, Dr. Subhan Roza, MPd, sangat mengapresiasi atas program UPZISNU Hargomulyo tersebut. 


"Program-program UPZISNU Hargomulyo sangat nyata dan bisa dicontoh desa lain. InsyaAllah Pengurus Wilayah akan mengusahakan satu unit mobil ambulans atau mobil sosial untuk LAZISNU Lampung Timur. Mohon sabar karena ada 15 cabang yang harus kita beri bantuan juga," ujarnya.


Sementara Ketua MWC NU Sekampung, Kyai Fitrianto, SAg, menyatakan rasa syukur atas diluncurkannya "Gerakan Sedekah Sampah" ini.


"Kami berharap, bantuan semua pihak terutama pemerintah daerah, agar permasalahan sampah dapat dibantu melalui teman-teman NU via UPZISNU Hargomulyo," ujarnya.


Acara ditutup dengan doa bersama dan tumpengan sebagai tradisi NU yang masih terus dipertahankan. (zal/inilampung)

LIPSUS