-->
Cari Berita

Breaking News

Warga Gedong Meneng Keluhkan Jaringan Kabel PLN Semrawut dan Melintang di Atas Jalan

Dibaca : 0
 
Editor: Rizal
Sabtu, 07 November 2026

Kelurahan Gedong Meneng kecamatan Rajabasa


INILAMPUNGCOM - Warga Kelurahan Gedong Meneng kecamatan Rajabasa, Bandar Lampung mengeluhkan kondisi jaringan listrik milik PT. PLN (Persero) di permukiman mereka yang di nilai tidak tertata dengan benar dan semrawut. Kondisi ini di nilai sangat membahayakan keselamatan warga sekitar dan pengguna jalan, jika sewaktu-waktu terjadi kabel putus. 


Berdasarkan pantauan dan laporan warga setempat, terdapat beberapa titik dimana jarak antar tiang listrik terlalu jauh dari batas normal. 


Selain itu, terdapat jaringan bertegangan yang posisinya melintang rendah, tepat diatas Jalan Lada Ujung RT 04 Lingkungan II Gedong Meneng yang merupakan jalan utama permukiman dan jalur alternatif yang sangat padat dan vital bagi masyarakat. 


Setiap harinya, jalan ini menjadi rute utama bagi pengendara dari arah Tanjungkarang Barat dan Kemiling yang hendak menuju kawasan Universitas Lampung (Unila) maupun wilayah Rajabasa. 


“Kami merasa sangat khawatir dengan kondisi ini. Jarak tiang yang terlalu jauh membuat beban kabel di tengah menjadi melorot,” ucap Zlatan mewakili warga setempat, Jumat 6 November 2026. 


Biasanya tiang dan kabel dipasang sejajar dengan ruas jalan, tidak melintang diatas jalan. Kabel yang melintang rendah diatas jalan sangat rawan tersangkut kendaraan besar atau putus saat cuaca buruk, ujar Zlatan. 


Menurutnya, merujuk pada ketentuan keselamatan ketenagalistrikan, standar pemasangan jaringan tenaga rendah idealnya memiliki jarak antar tiang yang terukur, antara 30 hingga 40 meter serta jarak aman ruang bebas minimal 3 meter dari atap bangunan, pohon maupun aktivitas dibawahnya demi menjamin keamanan lingkungan. 


Kondisi di lapangan saat ini di nilai jauh dari standar keselamatan kerja dan lingkungan yang berlaku, ucapnya. Warga berharap pihak PLN Unit Induk Distribusi (UID) Lampung atau Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Tanjungkarang segera turun ke lapangan untuk melakukan perbaikan dan penataan ulang.


 “Penambahan tiang penyangga baru dan pengencangan kabel yang melintang rendah sangat mendesak dilakukan sebelum menimbulkan korban jiwa atau gangguan pemadaman,” tegas Zlatan. 


Keluhan senada disampaikan Baqot Nasir, warga RT 07 kelurahan setempat. Dirinya mengaku khawatir dengan adanya kabel yang ngedoyot kebawah di Jalan Cengkeh V. 


“Ini berbahaya sekali kalau sampai tersenggol mobil yang lewat. Mestinya ditambah satu tiang lagi supaya kabelnya bisa ditarik keatas,” ucap Baqot sambil menunjuk posisi kabel. 


Kehadiran tim teknis PLN sangat diharapkan untuk meninjau secara langsung kondisi yang ada, khususnya di RT 02 dan RT 07. Apakah jaringan kabel tersebut masih dalam batas aman atau perlu dilakukan perbaikan dan penambahan tiang penyangga, pungkas Baqot.(zal/inilampung)

LIPSUS