13 Warga Positif Covid-19, Pekerja Perusahaan Swasta dan Sudah Tidak di Pesisir Barat
Cari Berita

Breaking News

banner atas

13 Warga Positif Covid-19, Pekerja Perusahaan Swasta dan Sudah Tidak di Pesisir Barat

INILAMPUNG
Senin, 03 Agustus 2020

Kepala Dinas Kesehatan Pesisir Barat, Tedi Zadmiko. Foto. Eva.
INILAMPUNG.COM, Krui--Kabupaten Pesisir Barat (Pesibar) yang termasuk daerah yang rendah tingkat penularan Covid-19. Bahkan warganya sudah diizinkan menggelar pesta pernikahan.

Namun, dalam dua hari terakhir, dikejutkan dengan adanya 13 warga di Pesisibar yang terkonfirmasi positif terpapar Corona Virus Disease 2019 atau Covid-19.

Terhadap tambahan warga positif Covid-19 itu, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pesibar meminta masyarakat untuk tenang dengan tetap taat pada protokol kesehatan.

Menurut Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Pesibar, Tedi Zadmiko, ke-13 warga positif Covid-19 itu sebagian besar merupakan pekerja di salah satu perusahaan yang ada di  Pesibar.

Baca Juga: Masyarakat Pesisir Barat Diizinkan Gelar Pesta Pernikahan

Penularan virus Corona itu, kata Tedi, berawal dari pasien nomor 254, laki laki usia 68 tahun, warga Bandarlampung yang berkerja di perusahan swasta di wilayah Kabupaten Pesibar. Pekerja itu meninggal dunia di Rumah Sakit Umum (RSU) Abdul Moelok di Bandarlampung pada 31 Juli 2020.

Kemudian, pemerintah melakukan penelusuran atau tracing terhadap rekan sekantornya yang telah kontak langsung dengan penderita Covid-19 tersebut. "Hasilnya, 13 orang terkonfirmasi positif Covid-19," jelasnya.

Dia menjelaskan, awalnya diketahui tujuh orang terkonfirmasi positif Covid-19. Pada hari berikutnya, ditemukan lagi enam orang juga positif Covid-19. "Jadi, total penambahan ada 13 orang positif Covid-19," katanya.

Tedi tidak menutup kemungkinan angka tersebut bertambah, seiring denga penelusuran yang terus dilakukan terhadap karyawan ataupun orang yang sudah melakukan kontak dengan warga yang terkonfirmasi positif sebelumnya.

"Dari 13 orang yang terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut, hanya satu orang yang ber-KTP Pesisir Barat. Sebagian besar adalah karyawan dan anggota keluarganya," katanya.

Seluruh warga positif Covid-19 itu saat ini sudah tidak ada di Pesisir Barat. “Informasi terahir yang saya terima, pasien yang terkonfirmasi positif sudah berada di Wisma Atlet Jakarta dan perusahan tersebut sementara sudah di-locdown,” katanya.

Saat ini, Dinkes Provinsi Lampung bersama Dinkes Pesibar terus melakukan tracing dan pemeriksaan swab terhadap warga yang telah melakukan kontak terhadap warga yang terkonfirmasi positif tersebut.

Tedi juga mengimbau masyarakat Pesibar untuk tidak panik dengan bertambahnya warga yang dinyatakan positif itu. "Intinya kita harus tetap mematuhi imbauan pemerintah, tidak perlu keluar rumah jika tidak terlalu mendesak, jaga jarak, gunakan masker, dan selalu menerapkan Prilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)," katanya. (eva/inilampung.com).

LIPSUS