-->
Cari Berita

adsense google

Breaking News

Bawaslu akan Kaji Dugaan Intimidasi yang Dilakukan Tim Paslon Nomor Urut 1

INILAMPUNG
Kamis, 03 Desember 2020

 Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Pesisir Barat. Foto. Ist.


INILAMPUNG.COM, Pesisir Barat -  Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Pesisir Barat (Pesibar) segera mengkaji tindakan penghalangan dan intimidasi yang menimpa petugas panitia pengawas kecamatan (panwascam) Bengkunat. 


Tindakan tersebut diduga dilakukan Tim pemenangan Pasangan Calon (Paslon) Bupati-Wakil Bupati Pesibar Nomor Urut 1, Pieter-Fakhrurrazi. 


Peristiwa itu terjadi saat petugas panwascam akan menelusuri informasi penimbunan sembako milik paslon nomor urut 1 di mess PT Karya Canggih Mandir Utama (KCMU) di Pekon Pagarbukit Kecamatan Bangkunat, Selasa (1/12/2020) malam lalu.


Ketua Bawaslu Pesibar, Irwansyah, saat dihubungi via ponselnya, Kamis (3/12/2020), menyayangkan jika tindakan itu benar dilakukan oleh oknum yang diduga bagian dari Tim pemenangan paslon nomor urut 1. 


Baca Juga: Tim Palon Nomor Urut 1 Diduga Halangi Petugas Panwascam Bengkunat


"Jika memang informasi itu tidak benar, ya, tidak perlu bertindak demikian. Tinggal buktikan saja kepada petugas. Namanya informasi perlu ditelusuri. Kalau tidak ada apa apa, kenapa harus risih," kata Irwansyah.


Bawaslu menyayangkan tindakan yang menimpa jajarannya. "Sudah menjadi tugas panwascam untuk mengawal dan mengawasi agar tahapan pilkada ini sekondusif mungkin. Dalam menjalankan tugas, mereka dilindungi undang-undang," ujarnya.


Dia juga membenarkan jika Bawaslu meminta ketua dan anggota Panwascam Bengkunat untuk melaporkan ihwal tersebut ke Bawaslu dan sentra Gakkumdu. "Kami sudah meminta rekan kami itu untuk melapor secara resmi ke Gakkumdu," lanjutnya.


Menurutnya, Bawaslu bersama sentra Gakkumdu, kepolisian, dan kejaksaan memastikan segera melakukan pengkajian terhadap kejadian tersebut. "Jika memang nanti memenuhi syarat untuk ditindaklanjuti, kami pastikan hal tersebut ditindaklanjuti hingga tahapan berikutnya," katanya. (Eva/inilampung.com)

LIPSUS