![]() |
| Ketua Golkar Lampung Hanan A. Rozak (tengah), Sekertaris Aprozi Alam dan ketua harian Riza Mirhadi (bi/inilampung) |
INILAMPUNGCOM --- Presiden Prabowo Subianto resmi memberikan gelar pahlawan kepada almarhum Jenderal Besar TNI H.M. Soeharto -- Presiden Republik Indonesia ke-2 --- melalui Keputusan Presiden Republik Indonesia (Keppres) Nomor 116/TK/Tahun 2025, di Istana Negara, Senin (10/11/2025).
Ketua DPD Golkar Provinsi Lampung Hanan A. Rozak mengatakan, status (pahlawan) tersebut adalah suatu kebanggaan bagi keluarga besar Partai Golkar.
"Golkar memiliki ikatan sejarah yang kuat dengan kepemimpinan Pak Harto. Dan, itu semua menjadi kebanggaan partai Golkar atas pengakuan negara terhadap kiprahnya dalam perjalan partai dan negara," kata Hanan A.Rozak di komplek parlemen senayan, Jakarta Pusat, Senin (10/11/2025).
Hanan Rozak yang juga anggota DPR RI mengatakan Soeharto memang memiliki kekurangan, tapi menurutnya tak ada manusia yang sempurna. Dimata Hanan Rozak, Soeharto adalah arsitek pembangunan nasional. Dia telah merancang pondasi ekonomi, dan meletakkan dasar pembangunan jangka panjang. Salah satu buktinya, dan dirasakan adalah kemampuannya menciptakan swasembada pangan nasional dan membangun infrastruktur hingga terciptalah pemerataan di daerah.
Hanan menyampaikan apresiasi dan terimakasih pada pemerintahan Prabowo - Gibran atas diterbitkannya Kepres 116/Tahun 2025 tentang 10 tokoh pahlawan nasional -- khususnya Presiden RI yang ke-2, yakni almarhum Jenderal Besar TNI H.M. Soeharto. "Ini merupakan bentuk penghormatan negara terhadap jasa dan pengabdian beliau kepada bangsa dan negara,” ujar Hanan Rozak.
Peran Soeharto pada masa-masa revolusi tidak diragukan lagi, terutama pada masa penumpasan G30S PKI Tahun 1965. Refleksi dan keteladanan Soeharto, tetap terpatri dalam jiwa kader Golkar. "Atas nama keluarga besar Partai Golkar Lampung, kami menyampaikan terima kasih dan mengajak agar segenap kader bisa mengambil keteladanan beliau," kata Hanan Rozak menegaskan.
Diketahui, hari ini Presiden Prabowo memberikan gelar pahlawan untuk sejumlah tokoh. Berikut ini daftar 10 tokoh yang diberikan gelar pahlawan nasional:
1. Almarhum K.H. Abdurrahman Wahid (Tokoh Jawa Timur Bidang Perjuangan Politik dan Pendidikan Islam)2. Almarhum Jenderal Besar TNI H. M. Soeharto (Tokoh Jawa Tengah Bidang Perjuangan Bersenjata dan Politik)
3. Almarhumah Marsinah (Tokoh Jawa Timur Bidang Perjuangan Sosial dan Kemanusiaan)
4. Almarhum Prof. Dr. Mochtar Kusumaatmadja (Tokoh Jawa Barat Bidang Perjuangan Hukum dan Politik)
5. Almarhumah Hajjah Rahmah El Yunusiyyah (Tokoh Sumatera Barat Bidang Perjuangan Pendidikan Islam)
6. Almarhum Jenderal TNI (Purn) Sarwo Edhie Wibowo (Tokoh Jawa Tengah Bidang Perjuangan Bersenjata)
7. Almarhum Sultan Muhammad Salahuddin (Tokoh NTB Bidang Perjuangan Pendidikan dan Diplomasi)
8. Almarhum Syaikhona Muhammad Kholil (Tokoh Jawa Timur Bidang Perjuangan Pendidikan Islam)
9. Almarhum Tuan Rondahaim Saragih (Tokoh Sumatera Utara Bidang Perjuangan Bersenjata)
10. Almarhum Zainal Abidin Syah (Tokoh Maluku Utara Bidang Perjuangan Politik dan Diplomasi).
Sepuluh tokoh yang akan mendapatkan gelar Pahlawan Nasional tersebut merupakan hasil dari seleksi 49 nama yang diusulkan oleh Dewan Gelar, Tanda Jasa, dan Tanda Kehormatan (GTK) RI ke Presiden Prabowo.(bi/inilampung)



