Gubernur Arinal Djunaidi Optimis Pilkada Lancar
Cari Berita

Breaking News

banner atas

Gubernur Arinal Djunaidi Optimis Pilkada Lancar

INILAMPUNG
Jumat, 26 Juni 2020

INILAMPUNG.COM, Bandarlampung - Gubernur Lampung Arinal Djunaidi optimis pilkada di tengah pandemi Covid-19 akan berjalan lancar dan aman asalkan dengan tetap mengikuti protokol kesehatan.

Seperti diungkapkannya saat memimpin Rapat Koordinasi Pembahasa Kesiapan Pelaksanaan Pilkada Kabupaten/Kota di Provinsi Lampung di Pemprov Lampung, Rabu (24/6/2020). 

Gubernur berharap penyelenggara pilkada KPU dan Bawaslu dan jajarannya untuk bekerja keras mensukseskan pilkada di delapan kabupaten/kota di Lampung tahun ini.

“Pilkada serentak di Lampung tahun ini di masa pandemi. Semua pihak terutama penyelenggara bekerja untuk kelancaran pilkada di tengah Covid-19 sekarang,” kata Arinal Djunaidi di sela-sela rakor.

Di Lampung yang akan menggelar pilkada di delapan kabupaten/kota pada 9 Desember 2020. Delapan daerah tersebut adalah Kota Bandarlampung, Kota Metro, Lampung Selatan, Lampung Tengah, Lampung Timur, Waykanan, Pesawaran, dan Pesisir Barat. 

Dari delapan pilkada tersebut, Kota Bandarlampung masuk zona merah Covid-19. Sedangkan Lampung Timur nihil kasus positif Covid-19.

Gubernur menyatakan, pilkada serentak tahun ini sangat istimewa, karena berlansung di tengah pandemi Covid-19. Untuk itu, semua pihak, terutama penyelenggara pilkada KPU dan Bawaslu, untuk bekerja ekstra dengan pola kerja mengikuti tatanan kehidupan baru atau new normal

“Penyelenggara dan pengawas pemilu diminta untuk menjalankan tugasnya sesuai aturan protokol kesehatan,” katanya.

Dia mengatakan, pelaksanaan pilkada sesuai aturan yang sudah dikeluarkan oleh pemerintah pusat pada 9 Desember 2020. Di dalam perjalanannya, memerlukan langkah-langkah siapa bekerja apa dalam mensukseskan pilkada di tengah Covid-19.

Arinal, yang juga ketua Gugus Tugas Penanganan Covid-19 Provinsi Lampung menyatakan, masa pandemi Covid-19 menjadi hal yang harus dihadapi dunia, termasuk di Lampung. Meski demikian, proses demokrasi harus tetap berjalan asalkan dengan protokol kesehatan dan terus waspada terhadap Covid-19. 

Penyelenggara pilkada tetap berkoordinasi dengan pemerintah pusat dan gugus tugas dalam setiap tahapan pilkada di masa new normal.

Menurut dia, kandidat pilkada tetap diberikan aturan protokol kesehatna yang ketat pada masa tahapan pilkada agar penanganan Covid-19 di Lampung dapat berjalan dengan aman dan lancar.

Pilkada serentak pada 9 Desember 2020 akan berjalan lancar dan aman, bila semua pihak mengikuti aturan protokol kesehatan yang ketat. Kepada kabupaten/kota penyelenggara pilkada, agar tetap memprioritaskan anggaran pilkada dan tidak mencampuradukkan dengan anggaran penanganan Covid-19.

Hal itu agar anggaran yang ada tidak tumpang tindih, sehingga masing-masing tetap berjalan pada pos anggarannya.

“Pemprov hanya menyiapkan anggaran untuk kondisi keamanan politik dan lainnya,” katanya.(rep/inilampung)

LIPSUS